
FAJARNUSANTARA.COM- Guna menghadapi status darurat kekeringan yang melanda 19 kecamatan Kabupaten Garut, Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bergandengan tangan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut.
Mereka bersatu di Halaman Kantor BPBD Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul pada Rabu (13/9/2023).
Pimpinan operasi tanggap darurat bencana kekeringan ini dipegang oleh Danton Penugasan Aipda Kenal Alim, yang ditemani oleh para anggota Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dan petugas dari BPBD Garut.
Setelah apel, dilakukan pendistribusian air bersih kepada warga yang membutuhkan di Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.
Bantuan ini diterima dengan hangat oleh penduduk setempat, yang terlihat dengan antusias masyarakat yang membawa jerigen air untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Selain itu, petugas juga melakukan pengisian air ke dalam tangki-tangki air yang terletak di kediaman warga.
Kepala Desa Kersamanah, Dindin Wahyudin, mengucapkan rasa terima kasih kepada Satbrimob dan BPBD Kabupaten Garut atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat dalam mengatasi bencana kekeringan yang melanda desanya.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati (Kepbup) Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.646-BPBD/2023 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Wilayah Kabupaten Garut, saat ini terdapat 19 kecamatan yang berada dalam status tanggap darurat kekeringan.
Beberapa di antara kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Cigedug, Kecamatan Malangbong, Pakenjeng, Balubur Limbangan, Peundeuy, Kadungora, Cikelet, Kecamatan Sukawening,
Selain itu, Pameungpeuk, Pasirwangi, Cilawu, Selaawi, Sucinaraja, Cibiuk, Singajaya, Caringin, Kersamanah, Cisompet, dan Kecamatan Karangpawitan.(smbs)**







