
FAJARNUSANTARA.COM, – Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke 77, Gabungan Pegiat Pelaku usaha Rakyat (Gapura) di Sumedang wilayah barat, khususnya di Kecamatan Tanjungsari, Sukasari dan Pamulihan menggelar budaya pameran produk unggulan Bumdes dan UMKM di alun-alun Tanjungsari.
Kegiatan terselenggara bentuk sinergitas anatara TNI-Polri serta masyarakat dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat, dengan menampilkan produk unggulan dari Bumdes serta dari puluhan UMKM dan produk dari pesantren penerima program OPOP.
Pembukaan pameran tersebut dihadiri tokoh masyarakat Jawa Barat H. Umuh Muchtar, Forkopimcam Tanjungsari, Forkopimcam Sukasari, Forkopimcam Pamulihan, Apdesi serta diisi dengan santunan anak yatim dan piatu.
H. Umuh Muchtar mengapresiasi kegiatan tersebut dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian warga pasca pandemi covid-19.
“Saya menyambut baik, selain bisa mengidupkan kembali perekonomian warga, juga menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, karena tidak hanya menampilkan berbagai produk saja, melainkan ada wahana permainan anak dll,” ucapnya.
Sementara menurut Kabid UMKM Diskoperindag Kabupaten Sumedang Wudan Lukmanul Hakim mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kelompok Gapura Kecamatan Tanjungsari mengadakan Pameran bagi para pelaku UMKM dan gelaran Budaya.
“Gerak cepat Gapura Kecamatan Tanjungsari, menindak lanjuti kegiatan Expo UMKM dan gelar seni budaya yang pernah digelar di tingkat kabupaten,” tandasnya.

Wudan menuturkan, apa yang dilakukan oleh UMKM Kecamatan Tanjungsari patut kita apresiasi dan seharusnya ini ditiru oleh yang lainya, guna mendongkrak para pelaku Usaha kecil, sekaligus dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-77 ini kolaborasi yang sangat luar biasa.
Ketua pelaksana kegiatan, R. Ade Ahmad mengatakan, kegiatan pameran produk terselenggara berkat kerjasama adanya sponsor dari Grup Jaya Mandiri yang memfasilitasi tenda gratis khusus untuk pameran UMKM.
“Kemudian juga didukung oleh Forkopimcam Tanjungsari, Paguyuban Seniman Budayawan Sumedang dan dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Sumedang,” katanya.
Ia menambahkan, pameran akan dilaksanakan dua minggu dengan diisi berbagai acara seperti pengajian tabligh akbar dan bakti sosial.
“Kurang lebih 16 hari kita kemas acaranya dengan baik karena akan diikuti 70 persen pedagang lokal yang jualan disini. Untuk pameran UMKM, sementara ada 50 hingga 80 stand serta sekitar 150 pedagang yang ikut terlibat di acara ini,” tuturnya.
R. Ade Ahmad alias Biho mengaku, pihaknya merekrut teman-teman UMKM yang produknya sudah layak untuk dipamerkan, dan kebanyakan UMKM yang ditampilkan fashion dengan kuliner.
“Kegiatan pameran, diharapkan menjadi agenda rutin tahunan dengan tujuan ikut mendukung memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” tutupnya.
Pengusaha Jaya Mandiri, H. Wardiman menyampaikan mendukung penuh kegiatan pameran agar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah kami bisa mendukung kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat di Tanjungsari ini, rutin kami lakukan, tidk hanya di Tanjungsari saja, melainkan beberapa kecamatan di wilayah sumedang,” tandasnya.







