DaerahEkonomiPemerintahanSosial

Pemkab Sumedang Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,5 Miliar untuk Ujungjaya

FAJARNUSANTARA.COM. – Pemerintah Kabupaten Sumedang menyalurkan bantuan sektor pertanian senilai Rp12,5 miliar untuk Kecamatan Ujungjaya. Bantuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyerahkan langsung bantuan pertanian kepada kelompok tani di Kecamatan Ujungjaya. Bantuan mencakup alat dan mesin pertanian (alsintan), sarana irigasi, serta bibit dan benih unggul.

Menurut Dony, modernisasi pertanian menjadi kunci percepatan proses tanam, panen, hingga pascapanen. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin petani tertinggal dari sisi teknologi dan sarana produksi.

Baca Juga :  Berbagi Cahaya, Komitmen PLN Hadirkan Energi Berkeadilan bagi Warga Prasejahtera di Sumedang

“Total bantuan pertanian untuk Ujungjaya mencapai Rp12,5 miliar. Ini ikhtiar bersama agar pertanian kita semakin maju, efisien, dan berkelanjutan,” kata Dony saat penyerahan bantuan.

Pada sektor alsintan, Pemkab Sumedang menyalurkan 10 unit rotavator senilai Rp4 miliar, 12 unit combine harvester senilai Rp4,8 miliar, 4 unit traktor roda empat senilai Rp1,6 miliar, serta 4 unit irigasi perpompaan senilai Rp500 juta. Alsintan tersebut diserahkan kepada sejumlah kelompok tani, di antaranya Kelompok Tani Sri Mekar Jaya dan Kelompok Tani Mulyasari.

Selain alsintan, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan perbenihan. Petani menerima 2.102 pohon mangga Gedong Gincu melalui program HDDAP, 1.275 kilogram benih jagung yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, serta 26.175 kilogram benih padi dari APBD Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Dibantu Pemprov, Cipacing Percepat Perbaikan Jalan Rusak

Dony menegaskan bantuan tersebut terintegrasi dengan program perbaikan infrastruktur irigasi. Saat ini, Pemkab Sumedang tengah membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi dengan nilai mencapai Rp64 miliar guna menjamin ketersediaan air pada musim tanam kedua dan ketiga.

“Airnya ada, lahannya ada, alatnya ada, benihnya ada. Tinggal semangat kita bersama. Insyaallah produktivitas meningkat dan panen bisa dipercepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Longsor di Cisempur Sumedang Timbun Tujuh Pekerja, Empat Masih Dicari

Ia juga mengingatkan petani agar menjaga lahan pertanian dan tidak menjual sawah. Menurut dia, lahan sawah merupakan aset strategis yang dilindungi negara sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Ke depan, Dony berharap sektor pertanian di Ujungjaya mampu menjadi wilayah percontohan. Dukungan pasar, termasuk untuk kebutuhan dapur program MBG dan pasar-pasar lainnya, dinilai membuka peluang besar bagi peningkatan pendapatan petani.

“Pertanian harus dikelola secara komprehensif. Kalau pertanian kuat, desa maju, dan rezekinya bisa sampai ke kota,” katanya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button