Reses Masa Persidangan 1, Kang Dudi Tampung Berbagai Aspirasi

FAJARNUSATARA.COM. SUMEDANG,- Reses Masa Persidangan I DPRD Kabupaten Sumedang dimanfaatkan oleh Kang Dudi Supardi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) terjun langsung menemui masyarakat dan Warga Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang yang menjadi pilihannya. Jumat 2 Desember 2022.
Dalam pantauan awak media fajarnusatara.com Kang Dudi bersama sejumlah warga Desa di GOR Desa Cileles guna menyerap aspirasi masyarakat.
Sementara menurut Dr.Dudi Supardi Anggota DPRD kabupaten Fraksi PAN mengatakan, usai pertemuan tadi saya menangkap aspirasi dari kelompok peternak Ikan profiteble yang bisa menghasilkan panen ikan lele 2.7 kwintal hanya dengan menabur bibit ikan 70 kg.
” Namun Mereke mengeluh, ketika kan panen pada periode kedua semuanya habis tersapu banjir ketika hujan besar dan dampak dari pembangunan jalan tol,” ujarnya.
Kang Dudi Supardi seorang Politikus asal Partai Amanat Nasional (PAN) yang selalu bersahaja dan tidak sungkan sungkan berbaur dengan masyarakat pada saat reses mencoba membuat solusi terkait budidaya ikan lele untuk kedepannya.
Selain memberikan solusi Kang Dudi juga menyampaikan bagaimana membentuk kelompok pengeloaan pasca panen, jika diperlukan untuk keilmuannya bisa difasilitasi supaya bisa mengelola ikan contohnya dibua ikan asin, Abon, bisa juga dibuat dendeng dan semacamnya ataupun bagaimana cara membuat pakannya.
“Saya juga menyarankan, kelompok budaya ikan harus bisa mendata pasar, seperti rumah makan, warung ikan bakar, sehingga kebutuhan ikannya bisa disuply setiap hari dengan cara consinyasi,” tandasnya.
Selain itu Lanjut Kang Dudi, Keberadaan Bumdes juga setidaknya menampung hasil produksi dari kelompok, tetapi BUMDES juga harus bisa membantu sebagai penyedia pupuk, benih ikan dan obat obatan supaya para petani tidak tergantung kepada pelaku Ijon,
“Para petani tidak hanya perikanan saja, tapi bisa juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dengan menggunakan Pot atu Polybag, sepeti menanam Cabe rawit atau yang lainya,” katanya.
Kendati demikian ,nantinya Bumdes bisa mengambil hasil panenya dengan sistem di catat sipa nama pemiliknya dan berapa gram atau Kilo dalam seharinya dan itu rutin dilakukan lalu setelah banyak bisa ditukarkan dengan apa saja yang jualan di toko Bumdes.
“Itu adalah sebagian dari solusi supaya kita bisa menjalankan Bumdes mulia dari hal yang terkecil, kata Kang Dudi,
Sebenarnya banyak sekali masukan yang saya terima Lanjut Kang Dudi Supardi, seperti bagaimana warga Jatinangor bisa menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi yang ada di Kawasan Jatinangor dengan Beasiaswa, ada juga yang menginginkan Insentif Anggota BPD, LPM dan Linmas bisa rutin dan memadai supaya bisa menunjang Kinerjanya.
“Itu semua menjadi bahan saya nanti di rapat paripurna setelah menerima aspirasi dari masyarakat hasil reses yang saya lakukan, semoga semunya bisa diwujudkan demi mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.**







