Politik

PKS Sumedang Dorong Mitigasi Bencana, Warga Diminta Waspada Banjir hingga Longsor

Sumedang – Potensi bencana seperti banjir, longsor, dan gempa kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumedang mendorong seluruh kader dan struktur partai untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana tersebut.

PKS Sumedang juga mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang agar melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi bencana melalui upaya mitigasi yang melibatkan masyarakat atau wargi Sumedang.

Baca Juga :  Bupati Dony Tinjau Longsoran di Lingkar Utara Sumedang, Imbau Warga Tak Melintas Saat Hujan

Kabupaten Sumedang diketahui sering mengalami banjir saat musim penghujan. Banjir tersebut tidak hanya menyebabkan genangan dan lumpur, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Menurut PKS Sumedang, kolaborasi antara kader dan struktur partai, pemerintah daerah, serta masyarakat diperlukan agar penanganan bencana di lapangan dapat dilakukan secara tepat. Kerja sama lintas unsur dinilai dapat mengurangi dampak dan risiko bencana.

Baca Juga :  Bupati Dony Tinjau Longsoran di Lingkar Utara Sumedang, Imbau Warga Tak Melintas Saat Hujan

“Mengapa ini penting, karena kita sering kali lengah dan tidak melakukan gerakan penyadaran mitigasi sejak dini. Maka akan sangat berdampak positif jika ini dapat dilakukan secara bersama-sama, bahu-membahu, saling mengingatkan, saling bergotong royong,” ujar Sekretaris Umum DPD PKS Sumedang, Iwan Nugraha, saat Rakerda DPD PKS Sumedang di Sapphire City Park, Minggu (14/12).

Baca Juga :  Bupati Dony Tinjau Longsoran di Lingkar Utara Sumedang, Imbau Warga Tak Melintas Saat Hujan

PKS Sumedang juga mengajak seluruh wargi Sumedang untuk melakukan penyadaran mitigasi bencana di lingkungan masing-masing. Upaya tersebut antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan sanitasi, menjaga keberadaan hutan, serta mengikuti arahan pemerintah daerah, termasuk pendidikan dan pelatihan penanganan bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button