Pemerintahan

Percepat Penurunan Stunting, DPPKBP3A Lakukan Monev TPK

Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumedang, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang melakukan Monitoring dan Evaluasi kepada Tim Penggerak Keluarga (TPK) yang ada di Desa Seluruh wilayah Sumedang.

Menurut Kepala DPPKBP3A Sumedang, Tim Monev dibagi menjadi empat, masing-masing sudah memiliki jadwalnya untuk melakukan monev.

“Saya tim satu dipimpin langsung Kepala dinas, tim dua sekretaris, tim tiga teknikal asisten, tim empat oleh Kabid,” tutur Ani Gestaviani yang hadir pada Monev TPK di Kecamatan Jatinangor, Kamis (30/6).

Baca Juga :  Duta GenRe Jadi Role Model Untuk Cegah TRIAD KRR

Selain monev TPK, kegiatan ini juga sekaligus Pembinaan Kampung KB, Pembinaan PEKA dan Pembinaan UPPKS.

“Hari ini monitoring seluruh program, terutama terkait dengan evaluasi Tim Pendamping Keluarga,” ujar Ani.

Ia menjelaskan, TPK adalah salah satu koordinasi atau crosscuting dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka implementasi Perpres 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga :  Bulan Bakti IBI, Pasien Ketagihan Pasang Alat Kontrasepsi IUD

Untuk kendala dilapangan, menurut Ani adalah sinyal, karena pada prakteknya ada sejumlah aplikasi yang memerlukan sinyal internet. Untuk kendala yang lainya tidak begitu banyak masalah terkait pembinaan dalam pemberian materi dengan sasaran resiko stunting

“Kegiatan hari kita utamakan kegiatan peningkatan kapasitas kemampuan para TPK, saya yakin dan percaya dengan berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah untuk akselerasi program stunting ini sangat signifikan,” katanya.

Baca Juga :  Duta GenRe Jadi Role Model Untuk Cegah TRIAD KRR

Ia menjelaskan, angka stunting Kabupaten Sumedang awalnya 32 persen dan sekarang sudah turun, dengan target tahun 2023 turun menjadi 9 persen.

Ani berharap tahun 2023 “New Zero Stunting” dalam artian tidak ada lagi bayi yang lahir stunting bisa benar-benar terwujud. (ESH)

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button