DASYAT dan GENTING, Strategi Lawan Stunting di Sumedang
FAJARNUSANTARA.COM- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kecamatan Jatinangor menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kader Keluarga Berencana (KB) dan Posyandu dalam rangka meluncurkan dua gerakan baru: DASYAT dan GENTING.
Kegiatan ini dihadiri Kepala DPPKBP3A Kabupaten Sumedang, yang berlangsung di Aula Kecamatan Jatinangor, Kamis 8 Mei 2025, sejak pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang Nomor B/259/400.13.46/IV/2025 tentang strategi penguatan program penurunan stunting melalui pendekatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASYAt) dan Gerakan Orang Tua Asuh Atasi Stunting (GENTING).
Kepala DPPKBP3A Hj. Ani Gestavani menjelaskan, kegiatan ini bagian dari rencana kerja 100 hari pimpinan daerah dalam mendukung percepatan penurunan stunting di kampung KB.
“Hari ini kita punya kegiatan terkait DASYAt dan GENTING. Keduanya merupakan bentuk edukasi, pendampingan, dan pembiasaan masyarakat dalam penyelenggaraan dapur sehat serta dukungan orang tua asuh untuk anak-anak terdampak stunting,” ujar Ani saat ditemui di lokasi.
Kepala UPT Dalduk Jatinangor, Yusuf, menambahkan bahwa program ini akan menyasar seluruh desa di wilayahnya dengan melibatkan kader-kader lokal.
“Kami harap gerakan ini mampu memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan gizi keluarga,” kata Yusuf.
Selain penguatan program gizi, rapat koordinasi juga membahas perlindungan anak yang akan didiskusikan lebih lanjut bersama Bupati Sumedang.
“Hari ini kami juga akan membicarakan isu perlindungan baru karena cukup banyak kasus yang harus segera kita tangani,” tambah Ani.**







