Kesehatan

Penyakit DBD Merajalela di Kelurahan Talun, GMPI Lakukan Pengasapan dan Bantu Edukasi Warga

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Adanya beberapa warga di RW 05 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), membuat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) DPC Sumedang, bersama Baznas Sumedang, Puskesmas setempat, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa melakukan pengasapan atau Fogging.

Penyemburan racun pembunuh nyamuk dewasa atau biasa disebut Insektisida dilakukan ketempat umum, Karena, musim hujan airnya cukup bersih, banyak genangan di talang rumah, bak mandi, bahkan di daun.

Ketua GMPI Sumedang, Teddy Marliady Nurwan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bukti nyata, jawaban atas banyaknya keluhan warga yang menginginkan adanya langkah penanganan penyakit DBD. Karena, jika dibiarkan bakal semakin banyak lagi warga yang terserang.

“Penyakit DBD ini penyakit menular, sehingga kami langsung melakukan aksi, karena dengan fogging ini, setidaknya bisa membunuh jentik nyamuk yang merupakan penyebab timbulnya DBD,” ucapnya. Sabtu (17/06/2022).

Teddy mengaku, dalam melakukan aksinya, pihaknya tidak sendiri, tetapi bekerjasama dengan Baznas Sumedang, Puskesmas, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta masyarakat melakukan.

“Meski belum terlalu banyak yang terserang, namun jangan dianggap biasa-biasa saja, karena gejala terburuk dari penyakiti ini, bisa menimbulkan kematian bagi yang terserangnya, kami bertindak bersama masyarakat memberangus yang dianggap sarang nyamuk,” tambahnya.

Teddy menegaskan, selain melakukan fogging, juga mendampingi pihak Kesehatan memberikan edukasi kepada warga melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin.

Perlu diketahui bahwa, PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus yakni menguras, membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah. (ESH).

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button