Daerah

Pengesahan UU Ciptaker Gambarkan Defisit Moral Pemerintah dan DPR RI

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, mengaku selaras dengan maklumat Busyro Muqoddas yang mengkritik pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka menilai, disahkannya RUU menjadi UU itu, menggambarkan defisit moral pemerintah dan DPR RI.

Baca Juga :  Pemdes Mangunarga Tingkatkan Perekonomian Warga, Gali Potensi Wilayah Jalin Kerjasama

“Ini disahkan dengan penuh kekumuhan moralitas yang bukan saja rendah, tapi sama sekali defisit moral dari pemerintah dan DPR disaat masih berada dalam kondisi masyarakat tak mampu untuk menyampaikan aspirasi secara normal, karena situasi pandemi covid-19. Itu dicuri momentumnya dengan cara mentalitas jumawa tadi,” uja kata Cecep Ilham Abdul Latief selaku Majlis Hikmah PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumedang, Kamis (8/10).

Baca Juga :  Aksi PPDI di Jakarta Membuahkan Hasil Kesepakatan Untuk Diperjuangkan, Ini Penjelasannya

Pihaknya juga, menyebut pengesahan itu malah membunuh demokrasi. Namun dia mengapresiasi  kepada dua parpol yakni PD dan PKS yang menolak RUU Ciptaker untuk disahkan. (dd)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Fajar Nusantara Online (FNO). PT. FNO telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button