Daerah

Pengesahan UU Ciptaker Gambarkan Defisit Moral Pemerintah dan DPR RI

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, mengaku selaras dengan maklumat Busyro Muqoddas yang mengkritik pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka menilai, disahkannya RUU menjadi UU itu, menggambarkan defisit moral pemerintah dan DPR RI.

Baca Juga :  Pelatihan Penyusunan Proposal, Karya Tulis Ilmiah Diapresiasi DPR RI Sebagai Gudangnya Ilmu

“Ini disahkan dengan penuh kekumuhan moralitas yang bukan saja rendah, tapi sama sekali defisit moral dari pemerintah dan DPR disaat masih berada dalam kondisi masyarakat tak mampu untuk menyampaikan aspirasi secara normal, karena situasi pandemi covid-19. Itu dicuri momentumnya dengan cara mentalitas jumawa tadi,” uja kata Cecep Ilham Abdul Latief selaku Majlis Hikmah PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumedang, Kamis (8/10).

Baca Juga :  Pelatihan Penyusunan Proposal, Karya Tulis Ilmiah Diapresiasi DPR RI Sebagai Gudangnya Ilmu

Pihaknya juga, menyebut pengesahan itu malah membunuh demokrasi. Namun dia mengapresiasi  kepada dua parpol yakni PD dan PKS yang menolak RUU Ciptaker untuk disahkan. (dd)

Selengkapnya
Back to top button