Sosial

Muhammadiyah, NU, Persis dan Pemuda di Garut Bersatu Bela Palestina

FAJARNUSANTARA.COM, Garut — Penyerangan yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk di Kabupaten Garut.

Ribuan orang yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan tumpah ruah memadati lapangan Alun-alun Garut, untuk memberikan dukungan pembelaan terhadap Palestina, Kamis (20/5/2021).

Aksi Bela Palestina itu diikuti oleh PD Muhammadiyah, PCNU, Persis. Kemudian PUI dan DPD KNPI Garut, para tokoh Ulama serta Ormas dan OKP lainnya.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Garut Dian Noviar Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk empati atas kepedihan yang dialami saudara Muslim dan warga Palestina yang sedang digempur Israel.

Aksi kemanusiaan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari doa, istigosah salat gaib bersama. Lalu, telekonferensi bersama warga Palestina yang mengabarkan kondisi kekinian secara langsung di Tanah Para Nabi tersebut, selanjutnya pengumpulan donasi. Orasi-orasi juga disampaikan oleh sejumlah perwakilan PDM, IPM/IMM menyampaikan orasi dengan semangat.

Dian yang kebetulan menjabat Panglima Kokam Garut itu menuturkan, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menyisihkan sedekah terbaiknya yang akan disalurkan ke Palestina melalui lembaga resmi.

“Saya berharap doa bagi yang masih hidup di Palestina, salat gaib untuk yang sudah meninggal dunia. Serta menyiapkan penyaluran donasi untuk bisa disumbangkan langsung oleh lembaga aman Palestina Indonesia cabang Garut dan ACT Cabang Garut,” ujarnya.

Para peserta aksi antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengenakan atribut kebanggaannya dan membawa bendera Palestina sebagai wujud solidaritas dalam satu visi kemanusiaan.

Aksi berjalan tertib, rapi dan berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi. Juga mendapatkan pengamanan dari KOKAM yang berkerjasama dengan pihak berwenang.

“Allhamdulillah aksi inipun dihadiri para tokoh dan Ulama Besar Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha, K.H. Dodo Hudaya, K.H. Cecep Abdul Halim, Lc.,” pungkasnya.

Selengkapnya
Back to top button