Ekonomi

Kang RinSo Usul Sembako Telur di Uangkan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ridwan Solichin, mengusulkan agar pembagian sembako bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat khusus untuk pengadaan telur diuangkan. Pasalnya telur rawan busuk dan juga diperjalanan mudah pecah.

“Mengusulkan agar telur untuk bantuan Sosial Pemprov bagi warga terdampak Covid-19 ini diganti ke tunai saja, biar masyarakat beli telurnya di sekitar rumah agar lebih terjamin kualitas/fresh telurnya dan keamanan diperjalanan resiko pecah,” ujar Kang RinSo, sapaan akrab Ridwan Solichin, kepada wartawan melalui pesan singkat, Sabtu (9/5).

Baca Juga :  Bahas Status Kepegawaian, Pansus VII DPRD Provinsi Jabar Gelar Rapat Kerja

Untuk nilai rupiahnya, kata RinSo, dari jatah 2 Kg telur, jika harga perkilonya 23.000-26.000/Kg, maka ada sekitar tambahan uang tunai Rp. 50.000.

“Jadi total nilai uang tunai yang diterima masyarakat Rp. 150.000 ditambah Rp. 50.000 (jika telur diuangkan), maka masyarakat menerima sejumlah Rp. 200.000,” tuturnya.

Baca Juga :  RinSo Siap Kawal Usulan Desa Melalui SIPD Yang Menjadi Prioritas

Disamping itu juga Kang RinSo menambahkan agar Pemprov fokus bekerja saja menangani masalah yang ada. Pandemi ini bukanlah ajang pencitraan para pemimpin politik, tapi ini masalah bersama yang harus dipecahkan segera.

Baca Juga :  Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Minta Pemerintah Memikirkan Penghapusan Tenaga Honorer

“Karena ini masuknya ranah bencana jadi harus cepat tanggap memberikan solusi,” pungkasnya.

Selengkapnya
Back to top button