Ekonomi

Kang RinSo Usul Sembako Telur di Uangkan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ridwan Solichin, mengusulkan agar pembagian sembako bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat khusus untuk pengadaan telur diuangkan. Pasalnya telur rawan busuk dan juga diperjalanan mudah pecah.

“Mengusulkan agar telur untuk bantuan Sosial Pemprov bagi warga terdampak Covid-19 ini diganti ke tunai saja, biar masyarakat beli telurnya di sekitar rumah agar lebih terjamin kualitas/fresh telurnya dan keamanan diperjalanan resiko pecah,” ujar Kang RinSo, sapaan akrab Ridwan Solichin, kepada wartawan melalui pesan singkat, Sabtu (9/5).

Baca Juga :  Sekda Jabar Herman Suryatman: Opadi Penting untuk Atasi Inflasi Wilayah

Untuk nilai rupiahnya, kata RinSo, dari jatah 2 Kg telur, jika harga perkilonya 23.000-26.000/Kg, maka ada sekitar tambahan uang tunai Rp. 50.000.

“Jadi total nilai uang tunai yang diterima masyarakat Rp. 150.000 ditambah Rp. 50.000 (jika telur diuangkan), maka masyarakat menerima sejumlah Rp. 200.000,” tuturnya.

Baca Juga :  Barnas Adjidin dan Disperindag Jabar Salurkan Ribuan Sembako Murah di Garut

Disamping itu juga Kang RinSo menambahkan agar Pemprov fokus bekerja saja menangani masalah yang ada. Pandemi ini bukanlah ajang pencitraan para pemimpin politik, tapi ini masalah bersama yang harus dipecahkan segera.

Baca Juga :  Barnas Adjidin dan Disperindag Jabar Salurkan Ribuan Sembako Murah di Garut

“Karena ini masuknya ranah bencana jadi harus cepat tanggap memberikan solusi,” pungkasnya.

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Fajar Nusantara Online (FNO). PT. FNO telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button