FAJARNUSANTARA.COM- Hari ini, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Jatinangor, tidak pernah luput dalam hal pengawasan setiap kegiatan yang digelar oleh para Calon Legislatif.
Menurut Ade Satia Santana dan Fahriza Luth, menyampaikan bahwa mereka telah melaksanakan kegiatan pengawasan dengan cermat. Minggu 24 Desember 2023.
Pada pukul 08.00 pagi, mereka melakukan pemantauan terhadap kegiatan kampanye Calon Legislatif dari Partai Golkar, yakni pak Asep Kurnia, untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang.
Selanjutnya, pada siang hari, terdapat pertunjukan seni budaya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bayu Satria Prawira, dan di sore harinya, di Cipacing, diadakan event olahraga dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
“Kami memastikan semua kegiatan kampanye sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami melakukan upaya pencegahan dengan berkomunikasi terlebih dahulu dengan peserta pemilu sebelum mereka melaksanakan kegiatan,” ungkap Santana.
Panwaslu Jatinangor memberikan arahan kepada peserta pemilu mengenai aturan yang harus dipatuhi, bertujuan untuk mencegah pelanggaran baik secara administratif maupun pidana pemilu.
“Mereka terus berkomunikasi dengan semua pihak, termasuk peserta pemilu, kepala desa, dan aparat keamanan seperti TNI dan Polri,” tandasnya.
Meskipun Jatinangor dianggap rawan, Panwaslu bekerja maksimal untuk mencegah pelanggaran dengan melibatkan semua pihak secara proaktif.
Fahriza, bersyukur karena kerjasama yang baik dari semua pihak terkait, sehingga hingga saat ini, tidak ditemukan pelanggaran signifikan dalam 27 hari kampanye.
“Kami hanya menemukan pelanggaran administratif, dan kami telah berkomunikasi dengan mereka untuk melakukan perbaikan. Kami berharap para peserta pemilu tetap berkomitmen pada aturan dan mampu menjalankan regulasi dengan baik,” tutur Fahriza Luth.
Panwaslu Jatinangor berharap agar kampanye ini tetap berlangsung kondusif dan mampu mencapai tujuan peserta pemilu tanpa memberikan dampak buruk pada masyarakat.***







