Bisnis

Dokter dan Pasien di Tasikmalaya yang Diisolasi Meninggal di Hari yang Sama

FAJARNUSANTARA.COM, TASIKMALAYA – Dihari yang sama, tetapnya pada Minggu (22/11) lalu, satu dokter dan satu pasien yang menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, meinggal dunia.

“Status positif, sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Soekardjo meninggal dua orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, Selasa (24/11) seperti dikutip dari kompas.com.

Selain itu, tambahnya, ada satu lagi yang terindikasi gejala corona, meninggal juga pada Minggu malam.

“Dan pada malam harinya (Minggu), ada pasien meninggal. Baru terindikasi gejala Covid-19,” tambahnya.

Menurut Uus, ketiga jenazah itu telah dikebumikan sesuai protokol kesehatan dan disaksikan masing-masing keluarganya. Dan terkait tenaga kesehatan yang meninggal itu, bertugas di Puskesmas Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Hanya saja dirawat di RSUD Kota Tasikmalaya.

“Almarhum bekerja sebagai PNS di Dinas Kesehatan Pemkab Tasikmalaya,” sebutnya

Saat ini, lanjutnya, kasus corona di Kota Tasikmalaya terus meningkat pada beberapa waktu terakhir. Maka dari itu, penyebaran lewat klaster keluarga di Kota Tasikmalaya sangat masif dan harus diwaspadai.

“Makanya, masyarakat jangan lengah dan terus waspada,” imbaunya.

Disamping itu, pihaknya, juga tengah menangani klaster pesantren baru. Sebab berdasarkan hasil tes usap, sudah diketahu ada 48 santri positif corona. Di kompleks pesantren itu, katanya, terdapat hampir 3.500 santri termasuk para pengurusnya.

“Kita ada pengalaman sebelumnya menangani klaster pesantren hingga sudah zero kasus. Sekarang dengan klaster pesantren baru, diyakini akan sukses penanganannya seperti kasus pesantren sebelumnya,” tukasnya. (**)

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button