DaerahHukumKomunitas

APTI Soroti Maraknya Rokok Ilegal: Petani Jadi Korban Pasar Gelap

FAJARNUSANTARA.COM- Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Sumedang menyoroti semakin beratnya beban petani tembakau akibat menurunnya harga jual hasil panen dan maraknya peredaran rokok ilegal.

Hal itu disampaikan Ketua APTI Sumedang, Otong, saat mendampingi kegiatan pembinaan kelompok tani di kawasan Kecamatan Tanjungsari, Rabu, 25 Juni 2025.

“Manfaat program memang terasa bagi petani, mulai dari budidaya sampai pascapanen. Tapi di saat harga tembakau menurun seperti sekarang, kami makin kesulitan,” kata Otong saat ditemui usai kegiatan.

Baca Juga :  Satpol PP Sumedang Manfaatkan DBHCHT untuk Edukasi dan Penertiban Rokok Ilegal

Ia menyebut, musim tanam tahun ini tidak sebaik tahun lalu karena harga tembakau cenderung turun. Salah satu penyebab utamanya, kata dia, adalah gempuran rokok ilegal yang semakin merebak di pasaran.

“Petani butuh dukungan konkret, seperti pupuk yang harganya sekarang relatif mahal. Selain itu, kami juga butuh bantuan alat mesin pertanian (alsintan), alat pascapanen, dan inovasi seperti penjemuran tembakau dengan sistem green house,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengelolaan DBHCHT untuk Penguatan Petani Tembakau di Kabupaten Sumedang

Dalam kegiatan pembinaan itu, APTI juga menegaskan kembali perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“APTI ini bukan hanya organisasi profesi, tapi juga yang membidani lahirnya DBHCHT. Jadi kami tahu betul bagaimana dana itu seharusnya digunakan untuk kesejahteraan petani,” tambah Otong.

Baca Juga :  DBHCHT Sumedang 2025 Difokuskan untuk JKN dan Penguatan Layanan Kesehatan

Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menggugurkan kewajiban dalam penyaluran bantuan, tetapi betul-betul melibatkan petani dalam perencanaan dan pelaksanaan program yang bersumber dari DBHCHT.

“APTI adalah wadah kelompok tani tembakau. Kalau petaninya dilibatkan, hasilnya bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya APTI untuk terus menjembatani kebutuhan petani dengan kebijakan pemerintah, terutama di tengah tantangan yang semakin kompleks di sektor pertembakauan.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button