DaerahKomunitas

Ketua Karang Taruna Cintamulya Siapkan Program Pendataan Sosial dan Usaha Pemuda

FAJARNUSANTARA.COM— Ketua terpilih Karang Taruna Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Ahmad Safari, menyiapkan sejumlah program untuk mengembangkan potensi pemuda dan meningkatkan peran organisasi dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pria yang akrab disapa Ari itu akan menjadikan pendataan sosial masyarakat dan pengembangan peluang usaha sebagai fokus awal kepemimpinannya untuk masa bakti 2026–2031.

Ari terpilih dalam Temu Karya Karang Taruna Desa Cintamulya yang digelar di Aula Desa Cintamulya, Jumat, 30 Oktober 2026. Dalam pemilihan tersebut, Ari memperoleh 17 suara dari total 28 suara peserta yang memiliki hak pilih.

Ia mengungguli dua calon lainnya, yakni Dindin Darmajaya yang memperoleh 7 suara dan Syaeful Bahrudin, S.Pd., yang meraih 4 suara.

Usai terpilih, Ari mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan ialah mengonsolidasikan kepengurusan dan membangun komunikasi dengan Karang Taruna unit di setiap RW. Langkah itu untuk menyatukan visi sekaligus memetakan potensi dan kebutuhan pemuda di Desa Cintamulya.

Menurut Ari, pendataan sosial penting dilakukan agar program Karang Taruna tidak berjalan tanpa dasar kebutuhan masyarakat.

Pendataan akan mencakup anggota aktif serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, seperti keluarga berpenghasilan rendah, lansia, anak yatim, anak putus sekolah, dan pemuda yang belum bekerja.

Hasil pendataan tersebut, kata dia, akan menjadi bahan untuk menentukan prioritas program sosial Karang Taruna.

“Organisasi harus menawarkan keterampilan yang bermanfaat dan peluang untuk berkembang, bukan hanya meminta waktu dan tenaga pemuda,” ujar Ari. Minggu 1 November 2026.

Selain bidang sosial, Ari menyiapkan program pengembangan ekonomi dan kemandirian pemuda. Salah satunya melalui peluang kerja sama program Agen Laku Pandai bersama Bank BJB KC Jatinangor serta rencana merintis usaha jasa servis pendingin ruangan atau AC.

Ia melihat keberadaan kawasan industri, pendidikan, dan hunian kos di sekitar Cintamulya sebagai peluang untuk mengembangkan usaha tersebut. Karang Taruna juga akan mendorong pelatihan servis AC bagi pemuda yang berminat dan memenuhi kriteria.

Ari berharap program itu tidak hanya memberikan keterampilan kepada pemuda, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.

Untuk mengarahkan program organisasi, Ari mengusung konsep KEREN yang merupakan singkatan dari Kreatif, Edukatif, Religius, Elegan, dan Nasionalis.

Konsep tersebut akan menjadi landasan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan, mulai dari pengembangan bakat, kewirausahaan, pelatihan keterampilan, kegiatan sosial dan keagamaan, hingga tata kelola organisasi.

Ia menegaskan konsep KEREN harus diwujudkan melalui program nyata dan tidak berhenti sebagai slogan.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Ari menargetkan konsolidasi seluruh unit Karang Taruna di tingkat RW, penataan kepengurusan berdasarkan kompetensi anggota, serta penyusunan rencana kerja untuk pendataan sosial dan pengembangan ekonomi pemuda.

Menurut dia, tantangan Karang Taruna saat ini adalah menjaga keterlibatan pemuda di tengah kesibukan dan tuntutan ekonomi. Karena itu, organisasi harus mampu menjadi ruang yang relevan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membuka kesempatan bagi pemuda untuk berkontribusi di lingkungan.

Temu Karya Karang Taruna Desa Cintamulya juga menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2021–2026. Forum tersebut diikuti Mandataris Karang Taruna Kecamatan Jatinangor, pengurus Karang Taruna desa, perwakilan Karang Taruna unit, panitia, peserta, serta sejumlah undangan.

Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penyampaian visi dan misi calon ketua, pemaparan program kerja, hingga pemilihan dan penetapan ketua terpilih.

Ari mengajak seluruh pemuda Cintamulya meninggalkan perbedaan pilihan setelah proses pemilihan selesai. Ia menegaskan kepemimpinannya terbuka bagi seluruh pemuda desa.

“Saya bukan hanya ketua bagi mereka yang memilih saya, tetapi ketua bagi seluruh pemuda Desa Cintamulya,” kata Ari.

Ia berharap kepengurusan Karang Taruna periode 2026–2031 dapat menjadi wadah pengembangan potensi, penciptaan peluang, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bersama kita KEREN! Bersatu dalam kebersamaan, bergerak dalam karya, dan mengabdi untuk Cintamulya,” ujar Ari.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.
Back to top button