Vandalisme Flyover di Jatinangor Akhirnya Tertangkap
FAJARNUSANTARA.COM – Maraknya aksi vandalisme di wilayah hukum Jatinangor memicu keresahan warga. Salah satu titik yang menjadi sasaran pelaku adalah dinding Flyover Tol Cisumdawu di Desa Cibeusi, yang merupakan pintu masuk perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung.
Padahal, kawasan tersebut baru saja dibersihkan dan dicat ulang agar tampak lebih rapi dan asri. Namun, sehari kemudian dinding kembali dipenuhi coretan. Kamis 6 Agustus 2026.
Menanggapi kondisi tersebut, Forkopimcam Jatinangor bersama Pemerintah Desa Cibeusi meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan vandalisme. Upaya itu membuahkan hasil setelah petugas berhasil menangkap seorang pelaku saat beraksi pada Rabu malam, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.
Pelaksana Tugas Camat Jatinangor, Endang Rohmayudi, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Forkopimcam Jatinangor, Pemerintah Desa Cibeusi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Linmas Desa Cibeusi yang selama ini berupaya menekan aksi vandalisme.
“Kita kerja bareng aparatur Desa Cibeusi guna memantau mereka yang suka corat-coret di sepanjang jalan. Akhirnya pada Rabu malam, 5 Agustus 2026, saat patroli yang dipimpin langsung Kepala Desa bersama Babinsa dan Linmas Desa Cibeusi, pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Endang.
Setelah diamankan, pelaku langsung diserahkan kepada Polsek Jatinangor untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku vandalisme lainnya.
Menurut Endang, aksi vandalisme tidak hanya merusak estetika kawasan, tetapi juga menghilangkan hasil kerja pemerintah dan masyarakat yang telah bergotong royong mempercantik lingkungan.
“Saya berharap para pelaku vandalisme bisa ditekan sedemikian rupa supaya wilayah kita lebih nyaman dipandang. Jangan sampai tembok-tembok dan ruang publik yang sudah ditata kembali dipenuhi coretan sehingga terlihat amburadul,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Jatinangor bersama aparat keamanan menyatakan akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi yang kerap menjadi sasaran vandalisme. Masyarakat juga diimbau berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan agar ruang publik tetap bersih, tertib, dan nyaman.**







