BUMDes Harus Profesional, Pemerintah Kecamatan Tanjungsari Beri Pembinaan
FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintah Kecamatan Tanjungsari tengah melakukan pembinaan terhadap 12 pemerintahan desa di wilayahnya terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Selasa, 18 Februari 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Rapat Desa Pasigaran dan dihadiri oleh para kepala desa, perangkat desa, serta pengurus BUMDes.
Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan BUMDes agar dapat mendukung program ketahanan pangan di kecamatan tersebut.
“Pada saat awal perencanaan, BUMDes harus secara profesional melakukan pengajuan usahanya secara spesifik,” kata Deni.
Deni menjelaskan bahwa perencanaan yang matang sangat diperlukan agar desa dapat menyesuaikan anggaran dengan jumlah pengajuan yang diajukan ke dalam APBDes.
“Saat ini untuk program ketahanan pangan itu 20 persen, nah untuk itu BUMDes harus membuat perencanaan usaha dengan nilai tersebut,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana.
“Proposal yang diajukan BUMDes harus memuat cash flow yang jelas dan akuntabel. Hal ini untuk menghindari kecurigaan dari masyarakat terkait dana penyertaan modal bagi BUMDes,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Pasigaran, Tisna Suardana, menyatakan bahwa efektivitas BUMDes harus lebih ditingkatkan dalam menjalankan tugasnya.
“Langkah konkret BUMDes harus bisa menunjukkan kemampuan pengelolaan badan usaha yang dapat dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tanjungsari menegaskan bahwa secara sistematis, program Ketahanan Pangan dan BUMDes harus bersinergi.
“Kolaborasi harus dilakukan sejak perencanaan yang matang,” katanya.
Ia menambahkan bahwa efisiensi anggaran dan pelaksanaan program akan berjalan optimal jika dilakukan dengan baik dan benar.
“Pola ini bukan hanya untuk Desa Pasigaran saja, tapi juga untuk semua desa di Kecamatan Tanjungsari,” jelasnya.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tanjungsari, Tri Anita, turut menegaskan pentingnya akuntabilitas BUMDes.
“BUMDes di Kecamatan Tanjungsari nanti diarahkan untuk menghitung kembali berapa besarnya modal dan juga sudah menghasilkan berapa. Jadi akan terlihat dan terukur seberapa pengaruhnya BUMDes di desa,” tandasnya.
Pembinaan Pemerintah Kecamatan Tanjungsari dalam pengembangan BUMDes merupakan kewajiban dan sebuah ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas BUMDes serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).**







