NasionalSosial

Sekjend Jatman Pusat Serukan Cianjur Bangkit

FAJARNUSANTARA.COM, JAKARTA-Sekretaris Jenderal Idaroh Aaliyah Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman), K.H. Mashudi dan rombongan mewakili Rais Am Jatman, Habib Luthfi bin Yahya, menjenguk para korban bencana gempa bumi di Cianjur, Sabtu (10/12/2022).

Rombongan yang terdiri dari Sekjend Pusat Jatman, didampingi oleh tim Sekretariat Pusat Jatman, Ustad Harun Al-Rasyid bersama dengan Rombongan Wanita Thariqah An-Nahdliyah (Watonah) yang dipimpin oleh Nyai Sehah.

Rombongan Koperasi Jatman Subang Sejahtera (KJSS) dan Nuswantara Muda yang diwakili oleh Rakeyan Nuswajati Bezie Galih Manggala, serta dikawal oleh Garda Petanesia Jawa Barat dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser), memulai lawatan ke Cianjur dengan melaksanakan kunjungan ke Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Cianjur.

Lawatan ini dimulai dengan penyambutan dan jamuan terhadap rombongan Sekjend Jatman yang disampaikan oleh jajaran Pimpinan Pondok Pesantren Al-Musri Cianjur.

Perlu diketahui Pondok Pesantren Al-Musri Cianjur merupakan asal dari sebagian besar Dewan Pimpinan Idaroh Syu’biyah JATMAN Cianjur.

Setelah berbincang-bincang ringan dan santap sarapan, acara lawatan dilanjutkan dengan Forum Resmi Kunjungan Sigap Bencana Idaroh Syu’biyah Kabupaten Cianjur yang dihadiri juga oleh seluruh Ketua Idaroh Gusniyah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Forum dimulai dengan do’a dan shalwatan, yang dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta perkenalan dan sosialisasi Lajnah Watonah-Jatman.

Secara keseluruhan kegiatan forum berlangsung khidmat dan hangat, serta ditutup dengan penjelasan dan simulasi Gempa Bumi Cianjur, serta pemberian bantuan secara simbolis.

Lawatan dilanjutkan dengan ziarah ke Makam para Kiai Sepuh Ponpes Al-Musri, dan diteruskan dengan kunjungan ke Lapangan serta peninjauan salah satu Posko Utama Cianjur, yang terletak di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Cipaku, Kabupaten Cianjur.

Di lapangan, para relawan menerangkan kondisi posko saat itu yang diantaranya, sudah mulai berkurangnya bantuan logistik di daerah-daerah tertentu.

Hal tersebut tampak dari semakin banyaknya permintaan bantuan logistik dari wilayah-wilayah atas Kabupatsn Cianjur, serta banyaknya posko logistik yang tutup di wilayah tersebut.

Kepada K.H. Mashudi, Penggagas Al-Kautsar Tanggap Bencana (ATB), Kiai Fawaid Abdul Kuddus menyampaikan, berkurangnya jumlah bantuan ini sebetulnya cukup mengkhawatirkan, mengingat para pengungsi belum sepenuhnya kembali ke kemampuannya semula dalam menghidupi dirinya, seperti saat sebelum terjadinya gempa.

Dalam menghadapi krisis tersebut, Posko Utama Ponpes Al-Kautsar menyampaikan kepada Sekjend Jatman, bahwa ATB telah menyiapkan sejumlah strategi recovery untuk mewujudkan “Cianjur Bangkit” sesuai arahan Abah Habib Luthfi bin Yahya.

Diantaranya yaitu dengan menyiapkan cadangan logistik untuk keperluan Pasca Bencana, menyiapkan workshop Huntara (Hunian Sementara) untuk mengembalikan secara pelan-pelan kehidupan para pengungsi seperti semula,

Serta menyiapkan strategi Trauma Healing dan Rehabilitasi Cianjur yang akan dikerjasamakan dengan sekitar 1000 relawan dari Jejaring Thariqah, Alumni Timur Tengah dan Jejaring Pesantren.

Menanggapi strategi tersebut, Sekjend Jatman Pusat merespon dengan memberikan dukungan dan menjanjikan semua bantuan yang dapat diberikan untuk Cianjur Bangkit, diantaranya berupa seruan Donasi, Do’a dan Tenaga untuk bangkitnya Kab. Cianjur pasca Gempa.

Sekjend juga menginstruksikan kepada Koperasi Jatman Subang Sejahtera (KJSS) dan Al-Kautsar Tanggap Bencana, serta menyerukan kepada segenap warga Thariqah Al-Nahdliyah, untuk mengumpul data Kebutuhan Anggaran untuk Cianjur Bangkit.

Serta berusaha sebaik mungkin memenuhi kebutuhan tersebut dengan dukungan berupa bantuan Dana, Tenaga, dan Do’a bagi segenap masyarakat Cianjur khususnya, serta Indonesia umumnya yang memang senantiasa rentan menghadapi resiko bencana.

Sekjend juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengupayakan hadir pada Kemah Siaga Adaptasi Bencana Indonesia (IDA Camp) bersamaan dengan Disability FUN Fair (DFF), pada tanggal 17 -18 Desember di Garut.

Di dalam kegiatan tersebut terdapat pelatihan para calon relawan, untuk menjadi penggerak utama Cianjur Bangkit, serta menyiapkan Adaptasi Bencana Indonesia.

Acara lawatan ditutup dengan pemakaian secara simbolis Jaket ATB kepada Sekjend Jatman, sebagai penanda soliditas antara penyintas, relawan dan masyarakat Thariqah Cianjur, dengan Jatman.

Dalam upaya pengembalian kondisi Cianjur sebagaimana sebelum terjadinya gempa. Lawatan juga ditutup dengan Do’a bersama, dan harapan untuk kembali bekerja bersama-sama, demi mewujudkan Cianjur Bangkit, serta Adaptasi Bencana Indonesia.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button