76 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kadungora Garut Ikuti Ujikom Keahlian, Hasilnya Kompeten
Siswa diuji oleh Penguji Internal dan Eksternal
FAJARNUSANTARA.COM, Garut — SEBANYAK 76 siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Muhammadiyah 2 Kadungora, Kabupaten Garut mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Ajaran 2022-2023 dengan hasil sangat memuaskan atau kompeten.

76 siswa tersebut terdiri dari empat jurusan atau program studi (prodi) yang diuji oleh tim internal yaitu guru produktif di sekolah setempat dan penguji eksternal dari unsur Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) masing-masing.

Adapun keempat program studi tersebut meliputi prodi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) sebanyak 34 siswa yang diuji oleh PT. Yamaha, Asisten Keperawatan 14 siswa diuji oleh LSP Asnakes, Teknik Komputer dan Jaringan 20 siswa oleh Wifi Solution dan, Farmasi Klinis dan Komunitas 14 siswa oleh PT. Kimia Farma.

UKK tersebut dilaksanakan di SMK Muhammadiyah II yang berlokasi di bilangan Jalan Raya Kadungora, mulai dari Senin sampai Kamis (6-9/3/2023).

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Kadungora, Dadang Faizal Rijalulloh, S.Pd, mengatakan, ujikom merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan Kerangka Kualifikasi Nasional (KKNI).
Selain itu untuk mengukur kemampuan yang runtutannya adalah penerapan pembelajaran oleh para pendidik kepada peserta didik dengan menganut pola-pola aplikatif sesuai teknologi penunjang yang memadai.
“Hal itu ditujukan untuk mempermudah lulusan SMK yang dipimpinnya untuk diterima di dunia usaha dan industri, karena hasil UKK dapat menunjukkan kapabilitas seseorang,”
Dadang mengungkapkan, pihaknya bersyukur semua siswa lulus mengikuti UKK tersebut dengan hasil yang memuaskan.
Dadang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Program Studi masing-masing meliputi Kaprodi Farmasi Klinis dan Komunitas Santi Sri Mulyani, S.Farm; Kaprodi Asisten Keperawatan, Riani Pebrianti, S.Kep; Teknik Komputer dan Jaringan, Rian Patrian Dana, S.Pd., dan Kaprodi Teknik bisnis dan Sepeda Motor, Fajar Narayana.
“Keberhasilan ini merupakan hasil komunikasi, koordinasi dan konsolidasi di lingkungan sekolah yang berjalan baik. Sehingga uji kompetensi yang diikuti 76 peserta didik dari 4 jurusan dapat mencapai standar ukuran kompeten,” ungkapnya.

Dadang menambahkan, sehari sebelum UKK, telah dilaksanakan verifikasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan unsur DUDI untuk memastikan kelayakan UKK dapat dilaksanakan dengan baik.








