Politik

Yogi Yaman Sentosa, Soroti Terkait Ketahanan Pangan, ini Penjelasannya

FAJARNUSANTARA.COM, – Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang Yogi Yaman Sentosa mengatakan, terkait isu pangan Pemerintah jangan sampai Miss Landing atau terburu buru mengeluarkan Perpres mengenai 11 bahan Pangan yang akan dikuasi Negara.

“Karena ini akan berdampak pada Persaingan penawaran harga HPP, bukannya bersaing produktivitas pangan,”

Yogi menuturkan, bagaimana apabila Policy tersebut, apa dana pemerintah guna membeli semua hasil pangan petani ?, Atau sebaliknya, sekuat apa petani memenuhi kebutuhan pemerintah?. Seharusnya pemerintah harus lebih mempunyai sense of crisis yang mendalam terkait hal tersebut,

“Sehingga policy yang diambil hari ini, semangatnya adalah meningkatkan produktivitas pertanian, supaya stock pangan kita berlimpah, artinya,  pemerintah lebih baik pada fokus pembenahan ekosistem sektor pertanian,” ujarnya.

Melihat isu tersebut Yogie Yaman Sentosa menyambut baik,  dengan kehadiran BUMD Kampung Makmur tapi akan lebih bijak BUMD juga bisa mempertanggungjawabkan kepada publik, bagaimana dampak yang dirasakan petani terkait BUMD tersebut sejalan dengan kehadiran PERPRES tersebut.

“BUMD Kampung Makmur, harapannya adalah semangatnya membangun ekosistem pertanian di Sumedang untuk membuat petani sejahtera dan produktivitas meningkat, guna mencapai tujuan ke arah sana diperlukan kolaborasi dan inovasi,”tandasnya.

Selanjutnya Yogi menyampaikan, Jadi, jangan sampai BUMD ini asik sendiri, ada Namanya tidak terasa dampaknya terkhusus oleh Petani. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terlebih BUMD Kampung Makmur sudah bisa melihat menghitung terlebih dahulu ketahanan pangan kabupaten sumedang.

“Kekuatannya kita dititik mana, dengan supply dan demand yang akurat, krisis pangan sudah pasti terjadi bukan hanya di Indonesia termasuk di dunia, bahkan di Sumedang dengan beralihnya sektor sektor pertanian kepada sektor industri dan sektor ril lainnya,” tandasnya.

Sehingga Lanjut Yogi, yang memungkinan BUMD hari ini adalah mengambil Langkah-langkah tentang bagaimana ekosistem sektor pertanian ini dibangun dampaknya produktivitas sektor pertanian, kita meningkat akan lebih

Yogie Yaman Sentosa Sekretaris DPD Parta Golkar memberikan pandangan melihat isu tersebut seharusnya peran pemerintah tidak sepatutnya melakukan miss leading terkait isu pangan hari ini dengan terburu-buru mengeluarkan perpres mengenai 11 bahan pangan pokok yang akan dikusai negara, bayangkan policy sini diambil justru dampaknya adalah ada persaingan tentang penawaran harga hpp bukan persaingan tentang produktivitas pangan.

Lalu bagaiamana apabila policy tersebut sekuat apa dana pemerintah untuk membeli semua hasil pangan petani? Atau sebaliknya sekuat apa petani memunuhi kebutuhan pemerintah?

Seharusnya pemerintah lebih mempunyai sense of crisis yang mendalam terkait hal tersebut, sehingga policy yang diambil hari ini semangatnya adalah meningkatkan produktivitas pertanian agar stock pangan kita berlimpah dengan artisn pemerintah lebih baik pada fokus pembenahan ekosistem sektor pertanian.

Melihat isu tersebut Yogie Yaman Sentosa, menyambut baik dengan kehadiran BUMD Kampung Makmur tapi akan lebih bijak BUMD juga bisa mempertanggungjawabkan kepada publik bagaimana dampak yang dirasakan petani terkait BUMD tersebut sejalan dengan kehadiran PERPRES tersebut BUMD Kampung Makmur harapannya adalah semangatnya adalah membangun ekosistem pertanian di Sumedang untuk membuat petani sejahtera dan produktivitas meningkat, itu mencapai tujuan ke arah sana diperlukan kolaborasi dan inovasi. Jadi jangan sampai BUMD ini asik sendiri, ada Namanya tidak terasa dampaknya terkhusus oleh Petani.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terlebih BUMD Kampung Makmur sudah bisa melihat menghitung terlebih dahulu ketanganan pangan kabupaten sumedang kekuatannya kita dititik mana dengan supply dan demand yang akurat, krisis pangan sudah pasti terjadi bukan hanya di Indonesia termasuk di dunia bahkan di Sumedang dengan beralihnya sektor sektor pertanian kepada sektor industri dan sektor ril lainnya .

Sehingga yang memungkinan BUMD hari ini adalah mengambil Langkah-langkah tentang bagaimana ekosistem sektor pertanian ini dibangun, dampaknya produktivitas sektor pertanian kita meningkat lebih konkrit meminamilisir terjadinya krisis pangan.****

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800