BudayaDaerahKesehatanPemerintahanSosial

Wakil Bupati Sumedang Buka PGSD Funfest Edufair, Tekankan Edukasi Pengelolaan Sampah dan Isu Sosial

FAJARNUSANTARA.COM – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, membuka PGSD Funfest Edufair 2025 × Creative Expression Vol. 2 “Trash to Treasure” di Auditorium 3 Kampus 2 UPI Sumedang, Minggu, 7 Desember 2025.

Dalam sambutan pembukaannya, Fajar menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program pembangunan daerah, terutama pada peningkatan sumber daya manusia dan penguatan pengelolaan lingkungan.

“Kegiatan ini menampilkan kreativitas mahasiswa dalam mengolah sampah menjadi karya bernilai guna dan bernilai jual,” ujar Fajar saat memberi sambutan.

Berbagai kreasi daur ulang mahasiswa PGSD dipamerkan melalui pertunjukan fashion show, yang menjadi perhatian utama dalam acara tersebut. Pemerintah daerah, kata Fajar, sedang memperkuat program pengelolaan sampah di seluruh wilayah Sumedang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Baca Juga :  Dua Kandang Domba di Tanjungsari Ludes Terbakar, 43 Ekor Ternak Hangus

“Saat ini Sumedang sedang menjalankan pengelolaan sampah secara serius. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan. Kita juga melakukan identifikasi titik rawan sampah, bagi yang melanggar akan diberi sanksi sosial, sementara masyarakat yang berhasil mengelola sampah dengan baik akan diberikan reward,” tegasnya.

Baca Juga :  Jalan Burujul–Sanca Akan Diperlebar Tahun Depan, Wabup Sumedang Pastikan Proyek Prioritas

Fajar menyebut mahasiswa PGSD sebagai pihak strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus menjadi penggerak edukasi di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM yang dinilai mampu memperkuat ekosistem inovasi lokal.

“Konsep Trash To Treasure membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi solusi. Mahasiswa PGSD bukan hanya membuat karya, tetapi menyampaikan pesan penting tentang pengelolaan sampah. Kehadiran UMKM juga memperkuat ekosistem inovasi di Sumedang,” ujarnya.

Di hadapan mahasiswa, Fajar turut menyinggung persoalan sosial yang dinilai penting dipahami generasi muda, mulai dari pencegahan pernikahan dini hingga penanganan risiko stunting yang berkaitan dengan kualitas generasi mendatang.

Baca Juga :  Petani Tembakau Sumedang Nikmati Manfaat Ganda Bantuan Domba dari DBHCHT

“Sebagai Gen Z, kalian harus paham betul akan bahaya pernikahan dini. Dampaknya bukan hanya pada masa depan, tetapi juga berisiko melahirkan generasi yang rawan stunting,” kata Fajar.

Selain fashion show, acara PGSD Funfest Edufair juga menghadirkan sejumlah stand UMKM Sumedang yang memamerkan beragam produk lokal.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button