BisnisDaerah

Wabup Garut Minta Pembangunan Perumahan “Zero Konflik” dengan Lahan Sawah Dilindungi

FAJARNUSANTARA.COM- Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, mengingatkan agar pembangunan perumahan di Kabupaten Garut tidak mengganggu Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

Menurutnya, daerah seperti Banyuresmi dan Karangpawitan, dengan sedikit LSD, dapat dijadikan lokasi pembangunan rumah tanpa merugikan lahan pertanian.

“Dari peta ruangnya, LSD di Banyuresmi dan Karangpawitan sedikit, jadi bisa dimanfaatkan untuk pemukiman perkotaan sesuai tata ruang yang telah ditetapkan sebelumnya,” ujar Helmi di acara BJB KPR Tapera Fest 2023.

Wabup berharap para pengembang memilih lahan yang bukan LSD, memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat tanpa merugikan lahan pertanian yang dilindungi.

Ia menegaskan pentingnya integrasi pembangunan perumahan dengan akses publik seperti perkantoran, jalan, dan jalan tol yang direncanakan.

Pimpinan Cabang Bank BJB Garut, Mochamad Indra, menyatakan bahwa BJB KPR Tapera Fest 2023 adalah kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut.

“Acara ini menawarkan layanan fasilitas KPR, termasuk FLPP, serta alternatif pilihan rumah bersubsidi bagi masyarakat Garut,” katanya.

Bank BJB Garut sudah bekerja sama dengan 26 pengembang perumahan di Kabupaten Garut. Indra berharap acara ini bukan hanya sekali tapi menjadi agenda rutin, mendukung kebutuhan perumahan masyarakat Garut.(smbs)***

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button