Tragedi Tabrakan Kereta Api Dihaurpugur, Ini Keterangan Resmi Dari PT. KAI

FAJARNUSANTARA.COM- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan steatmen dari situs halaman resminya terkait kecelakaan yang terjadi di jalur kereta api Haurpugur tabrakan KA Turangga dan KA Commuterline. Jum’at 5 Januari 2024.
Dalam situs resminya menyampaikan bahwa hingga saat ini, tidak ada korban jiwa di antara penumpang KA Turangga (287 orang) dan KA Commuterline (191 penumpang) yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan di jalur Haurpugur-Cicalengka, km 181+700, Jumat (5/1) pukul 06.03.
- Ngaku Tenaga Ahli Wagub, Sherly Akui Catut Nama Erwan Setiawan24 Desember 2025
- Jatos Jadi Magnet Hiburan, Perayaan 19 Tahun Pecah27 September 2025
Meskipun demikian, sekitar 22 penumpang menderita luka ringan dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat, RSUD Cicalengka.
Menurut informasi dari EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, keempat petugas KA, terdiri dari Masinis, Asisten Masinis, Pramugara, dan Security, menjadi korban gugur dalam kecelakaan tersebut.
“KAI menyampaikan duka cita mendalam dan menghargai kontribusi besar para petugas terhadap perusahaan,” ujarnya.
Ia menuturkan, Para penumpang yang selamat telah dievakuasi dan dibawa ke stasiun terdekat untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi yang disediakan oleh KAI.
“Saat ini, tim dari TNI/Polri, Basarnas, DJKA Kemenhub, KNKT, dan pihak terkait lainnya sedang berupaya menangani konsekuensi dari kecelakaan ini,” tambahnya.
Kendati demikian, dalam rangka mengatasi dampak pada perjalanan KA lainnya, KAI tengah melakukan rekayasa pola operasi dengan memberlakukan jalur memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.
“Informasi lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan langkah-langkah yang diambil akan disampaikan pada kesempatan berikutnya oleh Public Relations KAI,” paparnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Kami berharap para penumpang yang luka dapat segera pulih dan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.
“KAI berkomitmen untuk melakukan investigasi bersama KNKT guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan ini dan memastikan keamanan perjalanan kereta api di masa mendatang,” pungkasnya.**







