DaerahPendidikanPeristiwa

Tragedi Ambruknya Sekolah, 8 Siswa Tertimpa Bangunan, Dirawat di RSUD Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM- Warga Ciherang Sumedang Selatan heboh begitu juga para Guru dan Murid berhamburan keluar ketika salah satu bangunan Sekolah Mts Al-Munawaroh Ambruk dan menimpa siswa yang sedang melaksanakan proses belajar. Selasa 13 Februari 2024.

Bangunan yang roboh yaitu kelas 9 dan 7, pada saat kejadian di kelas hanya ada 19 orang dari 22 orang, dan 6 orang kelas 8. Semua siswa yang berada di dalam dua lokal ruangan itu tertimpa, karena bangunannya ambruk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan fajarnusantara.com akibat kejadian tersebut ada delapan siswa MTs Al-Munawwaroh di Dusun Ciawilarangan RT 02 RW 07, Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, tengah mendapat perawatan intensif

Delapan Siswa tersebut kini berada Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumedang, setelah tertimpa bangunan sekolah mereka, Senin (12/02/2024).

Baca Juga :  Sinergitas Pembangunan Keagamaan, 31 Lembaga Terima Hibah Rp 14 Miliar dari Pemkab Sumedang

Humas RSUD Sumedang, Rudianto, menjelaskan bahwa pada pukul 09.55 WIB, delapan siswa tersebut tiba di IGD sebagai korban reruntuhan atap bangunan sekolah. Mereka mengalami luka-luka serius, termasuk luka di kepala, perubahan bentuk kaki dan tangan, bengkak di mata, serta luka-luka lainnya.

“Hingga saat ini, tujuh dari delapan siswa tersebut masih dalam perawatan intensif oleh tim medis RSUD Sumedang,” ungkap Rudianto.

Kepala Sekolah MTS Al-Munawaroh, Aep Faturohman, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi saat kegiatan belajar berlangsung. Tanpa adanya peringatan, ruangan kelas tempat siswa kelas 9 dan 8 berada tiba-tiba roboh dan menimpa siswa.

“Kelas tersebut telah berdiri sejak tahun 2013, dan penyebab robohnya masih belum jelas, apakah akibat gempa beberapa waktu lalu atau faktor lainnya,” tambah Aep.

Baca Juga :  Sinergitas Pembangunan Keagamaan, 31 Lembaga Terima Hibah Rp 14 Miliar dari Pemkab Sumedang

Meski demikian, Aep menyebutkan bahwa dari total 49 siswa dan 12 guru pengajar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan data yang terhimpun, jumlah korban mencapai 31 siswa dari kelas 9 dan 8, dengan 10 orang mengalami luka ringan, enam orang luka sedang hingga berat, dan 15 orang mengalami trauma tanpa luka. Selain itu, terdapat dua lansia, satu siswa kebutuhan khusus, dan satu siswa disabilitas.

Berikut adalah kondisi dan data tujuh siswa MTs Al-Munawwaroh yang masih menjalani perawatan di RSUD Sumedang:

  1. Sandi Prayoga
    • Tanggal lahir: 01 Maret 2011
    • Alamat: Dusun Ciherang Sumedang Selatan
    • Luka: Lecet di punggung dan luka di kepala sebelah kanan.
  2. Randi Setiawan
    • Tanggal lahir: 27 April 2010
    • Alamat: Ciawilarangan, Ciherang Sumedang Selatan
    • Luka: Perubahan bentuk kaki sebelah kanan dan bengkak di mata sebelah kanan.
  3. Imam
    • Tanggal lahir: 14 Oktober 2010
    • Alamat: Pamekaran Rancakalong
    • Luka: Luka di kepala sebelah kiri dan perubahan bentuk tangan sebelah kiri.
  4. Rizki Maulana
    • Tanggal lahir: 16 Maret 2010
    • Alamat: Dusun Ciherang Sumedang Selatan
    • Luka: Benjolan di kepala.
  5. Padilah
    • Tanggal lahir: 19 Oktober 2008
    • Alamat: Cimacan, Pamekaran Rancakalong
    • Luka: Benjolan di kepala.
  6. Winda Sumiarti
    • Tanggal lahir: 05 Juli 2010
    • Alamat: Ciawilarangan, Ciherang Sumedang Selatan
    • Luka: Bengkak di tangan sebelah kanan.
  7. Repi Septian
    • Tanggal lahir: 07 September 2010
    • Alamat: Girimukti, Sumedang Utara
    • Luka: Memar di tangan sebelah kanan.
  8. Didin Aliyudin
    • Tanggal lahir: 01 April 2010
    • Alamat: Sirnamulya, Sumedang Utara
    • Luka: Bengkak di kaki sebelah kiri.**
Baca Juga :  Sinergitas Pembangunan Keagamaan, 31 Lembaga Terima Hibah Rp 14 Miliar dari Pemkab Sumedang

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button