FAJARNUSANTARA.COM – Euforia kemenangan Persib Bandung yang sukses meraih gelar juara Liga 1 untuk kelima kalinya dirayakan meriah oleh Manajer Persib, Umuh Muchtar, di kolam pribadi miliknya di Dusun Ciluluk, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Senin (25/5/2026).
Ribuan bobotoh memadati lokasi untuk mengikuti tradisi ngagogo ikan dan hiburan rakyat yang digelar gratis untuk masyarakat.
Suasana Dusun Ciluluk sejak pagi dipenuhi ribuan bobotoh yang datang dari berbagai daerah untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara secara beruntun. Kepadatan massa bahkan membuat ruas jalan Margajaya-Simpang mengalami kemacetan.
Dalam syukuran tersebut, Umuh Muchtar menebar lebih dari dua kuintal ikan mas ke kolam pribadinya untuk ditangkap warga melalui tradisi ngagogo ikan. Warga tampak antusias turun langsung ke kolam untuk berebut ikan sambil meneriakkan yel-yel kemenangan Persib.
Acara semakin meriah dengan penampilan penyanyi dangdut nasional Ade Astrid bersama Tim Gerengseng yang menghibur para bobotoh secara gratis. Musik dan sorak-sorai warga terdengar sepanjang acara berlangsung.
Namun di tengah kemeriahan itu, sebagian bobotoh mengaku kecewa karena para pemain Persib Bandung tidak hadir langsung di lokasi acara. Banyak warga yang sejak pagi menunggu kedatangan skuad Persib di kawasan kolam ikan Ciluluk.
Menanggapi hal tersebut, Umuh Muchtar menyampaikan permohonan maaf kepada para bobotoh. Ia mengatakan para pemain batal hadir karena faktor keamanan setelah mengalami insiden saat konvoi juara di Bandung.
“Kami sampaikan maaf, bahwa pemain tidak bisa ke Ciluluk karena berbagai faktor. Yang pertama mereka trauma kejadian di Bandung waktu konvoi, ada yang kehilangan HP, ada yang dicakar tangan dan wajahnya, jadi mereka takut tidak kondusif,” ujar Umuh.
Menurut dia, para pemain hanya sempat menyapa bobotoh dari atas kendaraan sebelum menuju Rumah Makan Bahe 54 di kawasan Tanjungsari. Setelah makan siang, rombongan pemain langsung kembali ke Bandung melalui Tol Cisumdawu.
“Namun untuk melayani para bobotoh dan warga, kami menyediakan ikan sebanyak 2 kuintal dan hiburan Ade Astrid. Silakan warga bebas menangkap ikan dan menikmati hiburan gratis,” katanya.
Di akhir acara, Umuh kembali meminta maaf kepada bobotoh yang telah menunggu sejak pagi. Meski pemain batal hadir, syukuran rakyat tersebut tetap berlangsung meriah hingga sore hari.**







