Pemerintahan

Setelah 22 Tahun Menanti, Kini Warga Cisoka Teraliri Listrik

Dusun Cisoka Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan merupakan salah satu tempat tertinggi di wilayah Kabupaten Sumedang yang terletak ditengah-tengah perbukitan anggun kebun teh. Selain itu, Cisoka menjadi pembatas wilayah antara Kecamatan Sumedang Selatan dengan Kecamatan Cibugel.

Hanya dengan mengandalkan pembangkit listrik tenaga kincir air yang dibuat kurang lebih tahun 1995 dan panel surya pada tahun 2000, kemampuan aliran listrik yang didapat hanya terbatas untuk penerangan dan menyalakan televisi.

Bukan lagi mimpi setelah 22 tahun menanti, kini warga Cisoka dapat menikmati aliran listrik secara leluasa. Dengan semangat menerangi negeri dan mendukung pertumbuhan ekonomi, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, BKSDA dan ESDM Jawa Barat yang telah bersama-sama mewujudkannya.

Tanggal 3 Juni tahun 2021 lalu, PLN UID Jawa Barat telah menarik jaringan tegangan menengah sepanjang 7,9 KM kemudian menarik jaringan tegangan rendah sepanjang 1 KM dan gardu terpasang sebesar 100 KVA.

Pada tanggal 8 Juni tahun 2022 Listrik PLN telah berhasil mengalir ke Dusun Cisoka dan saat ini telah dinikmati oleh 18 rumah warga.

Ditandai dengan gunting pita oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir kemudian diikuti oleh General Manager UID Jawa Barat Agung Nugraha dengan menekan KWH, aliran listrik pun menyala di rumah Abah Ucin, Rabu (29/6).

“Sejak puluhan tahun masyarakat menantikan hadirnya listrik karena untuk mengaliri listrik membutuhkan jaringan yang sangat besar dan biaya besar sementara jumlah KK disini hanya 31 KK dan itu yang menjadi kendala dari biaya dan potensi yang cukup besar” Ucap Bupati Sumedang.

Ia menerangkan, selama ini masyarakat telah berusaha dengan menggunakan kincir angin akan tetapi itu sangat kecil tegangan listriknya dan tenaga surya pun belum mencukupi kebutuhan listrik bagi warga Cisoka.

“Hari ini berkat kerja keras, kerja sama antara PLN UID Jawa Barat dan PLN Sumedang, kita bisa mengaliri listrik di Dusun Cisoka ini. Sehingga di daerah-daerah perbatasan di wilayah Sumedang telah dialiri listrik. Sebelumnya yang menjadi PR kami yaitu daerah Cigumentong Kecamatan Cimanggung kemudian daerah Cisoka ini, Alhamdulillah sekarang diseluruh wilayah Kabupaten Sumedang telah teraliri listrik” terangnya.

Lebih lanjut, dari 400 ribuan KK di Sumedang masih ada sekitar 9 ribu KK atau sebanyak kurang lebih 2% yang belum memasang listrik.

“Inilah PR kami selanjutnya yang akan segera dilayani, jikalau mereka tidak mampu kita upayakan dari CSR dan program lainnya. Saya mengajak PLN Jawa Barat dan PLN Sumedang agar menyelesaikan target elitifikasi dari 97% harus menjadi 100% bahkan kalau bisa lebih” Ucapnya

Dikatakan Bupati, rakyat mendapatkan pelayanan listrik dari pemerintah merupakan bukti hadirnya negara untuk masyarakatnya. Dimana masyarakat bisa menggunakan listrik untuk kehidupannya.

“Lebih dari itu dengan adanya listrik dapat menunjang kehidupan kesejahteraan lahir dan bathin, pendidikan semakin pintar, ibadah semakin mudah, ekonomi semakin terbantu dan lain sebagainya. Yang pada akhirnya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. Dan saya ucapakan terimaksih kepada media yang selama ini telah membantu kami memberikan informasi” Ucap Bupati

Bupati juga menyinggung terkait akses jalan Cisoka-Cibugel yang tahun ini akan segera diperbaiki dan terhubung sampai Cibugel dengan mulus.

“Doakan mudah-mudahan tahun ini lancar. Jalan Cisoka-Cibubut-Cibugel ini akan kita bangun, mohon bantuanya supaya lancar dan cepat. Tapi begitu jalan selesai saya minta jaga kelestarian alamnya walaupun dari total 511 hektar ini baru dibawah 1 persen yang digunakan untuk bangunan dan lainnya. Saya minta pertahankan dan jangan ditambah lagi bangunannya,” pungkasnya

Sementara itu GM PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha mengungkapkan terharu mendengar ucapan Bupati Sumedang yang menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab untuk mengaliri listrik adalah tugas bersama bukan hanya PLN saja.

“Saya kira itu awal yang bagus. Insyallah saya akan menugaskan Manager Unit untuk berkoordinasi ke Pemda Sumedang untuk memastikan bahwa 9 ribu KK tadi apakah betul jumlahnya dan akan diselesaikan sesuai dengan kemampuan kami” Ucapnya

Ia mengungkapkan, Daya listrik yang terpasang untuk warga masyarakat dusun Cisoka dari 18 KK menyediakan trapo 100 KVA.

“Saya kira itu sangat cukup, kalaupun pemakaiannya bertambah Insyallah kita akan tingkatkan lagi kapasitasnya. Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik untuk kegiatan yang positif, bisa belajar lebih baik, beribadah lebih baik dan tumbuh UMKMnya,” Ungkapnya

Sementara itu Kepala Desa Citengah Otong Sumarna mengucapkan terimakasih atas bantuan yang tanpa pamrih dari berbagai pihak setelah 22 tahun Cisoka menunggu Listrik, hari ini terwujud.

“Ini berkat kerjasama dari Pemda yang dipimpin Pa Bupati H Dony Ahmad Munir,PLN Jawa Barat, BKSDA, ESDM wilayah 5. Terimakasih atas perjuangan dan bantuannnya alhamdulillah Cisoka sudah tidak gelap lagi” pungkasnya.

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button