
FAJARNUSANTARA.COM- Polsek Jatinangor bersama Pemerintah Desa Hegarmanah dan UPTD PKP Jatinangor meninjau langsung lahan garapan yang akan digunakan untuk penanaman bibit jagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan menuju swasembada pangan tahun 2025.
Polsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang, turun langsung ke lokasi lahan garapan di Desa Hegarmanah untuk memastikan kesiapan area yang akan ditanami bibit jagung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas, Kepala Desa Hegarmanah, serta para petani setempat yang akan menggarap lahan tersebut.
Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan, pihaknya bersama para petani melakukan pemetaan lahan yang akan digarap sebagai langkah awal program ketahanan pangan nasional.
“Hari ini kita berkumpul dengan para petani untuk pemetaan lahan yang akan digarap untuk penanaman bibit jagung,” ujar Rogers, Senin, 13 Oktober 2025.
Ia menekankan pentingnya koordinasi dan keterbukaan dalam pengelolaan lahan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Yang terpenting tidak ada orang yang nantinya merasa dirugikan. Kami di sini membawa program yang diusung pemerintah, yaitu ketahanan pangan menuju swasembada pangan di tahun 2025,” katanya.
Rogers juga meminta dukungan seluruh pihak agar penanaman bibit jagung berjalan optimal.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama dengan para petani untuk menanam jagung dengan baik supaya hasil panennya maksimal. Karena itu, UPTD PKP Jatinangor akan mendampingi petani sampai masa panen nanti,” tutur dia.
Sementara itu, Kepala Desa Hegarmanah menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya.
“Kami sangat mendukung sekali program ketahanan pangan ini, karena ini juga bagian dari kemajuan para petani di Desa Hegarmanah,” ucapnya.
Ia menambahkan, UPTD PKP Jatinangor akan memberikan pendampingan teknis kepada para petani agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.
“Semoga semuanya berjalan baik dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan persiapan lahan ini menjadi langkah awal menuju program penanaman bibit jagung kuartal IV tahun 2025, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal dan nasional.**







