DaerahPeristiwa

Pertama Kali Diterjang Banjir Campur Lumpur, Warga Cibitung: Setelah Adanya Tol Cisumdawu

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Sejumlah daerah di Kabupaten Sumedang, terus-terusan dilanda banjir. Kali ini, terjadi di Dusun Cibitung RT 2 RW 3 Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara.

Wilayah ini, pertama kalinya digenang air banjir. Bahkan banjir yang terjadi Senin (8/3/2021) sore tadi, bercampur lumpur.

Warga setempat pun menyatakan, banjir ini memang pertama kali terjadi di wilayahnya. Dimana aliran Sungai Cibitung, meluap secara tiba-tiba setelah turun hujan deras.

Baca Juga :  Aksi Mogok Makan, Mulut Penggarap Lahan Ditutupi Lakban

Seperti dikatakan Yono (60). Selama tinggal di daerah tersebut, dirinya baru pertama kali ini merasakan bencana banjir. Air banjir, sampai masuk ke sejumlah rumah warga.

“Ya, setelah adanya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, mungkin tidak ada resapan dan pembuangan, aliran air jadi berdampak ke Dusun Cibitung,” ujarnya di lokasi kejadian, seperti dikutip dari TribunJabar.id.

Baca Juga :  Tertarik Transformasi Digital Sumedang, dalam Sehari Sumedang Dikunjungi Banyak Tamu Istimewa

Dirinya pun menduga, luapan air ke pemukiman, karena Sungai Cibitung terjadi pendangkalan. Apalagi, banjir itu disertai lumpur.

“Hampir semua rumah terdampak banjir. kurang lebih ada 20 rumah yang terendam banjir campur lumpur,” sebutnya.

Dia menyebutkan, ketinggian air sempat mencapai 1 hingga 1,5 meter. Namun begitu, air yang merendam rumah warga, sudah mulai surut.

Baca Juga :  Matangkan Kawasan Industri Butom, Dony: Sumedang Bakal jadi Masa Depan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

“Puluhan tahun tinggal di sini, baru kali ini terjadi banjir,” ujarnya.

Hal sama diungkapkan Kusnadi (50). Dirinya pun menyampaikan bahwa banjir itu terjadi setelah adanya proyek Jalan Tol Cidumdawu.

“Sebelumnya tidak pernah, baru kali ini,” ucapnya.

Atas adanya kejadian ini, warga pun berharap ada perhatian dari pemerintah. Dengan begitu, kejadian serupa tidak terulang kembali. (**)

Selengkapnya
Back to top button