Pengganti Ucapan Selamat Untuk Bupati Terpilih, Ratusan Bibit Tanaman Hiasi Gedung Negara Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM – Ratusan bibit pohon produktif berjejer rapi di halaman depan Gedung Negara Sumedang, menggantikan karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat atas pelantikan Bupati Sumedang terpilih, Dony Ahmad Munir, dan Wakil Bupati Fajar Aldila.
Jenis bibit tanaman yang dikirimkan oleh para partisipan beragam, mulai dari durian, mangga, rambutan, hingga berbagai buah-buahan lainnya. Inisiatif ini berawal dari imbauan Dony yang meminta agar pihak-pihak yang ingin memberikan ucapan selamat tidak menggunakan karangan bunga, melainkan bibit tanaman produktif.
“Agar lebih bermanfaat, untuk karangan bunga ucapan selamat mohon diganti dengan bibit tanaman produktif seperti buah-buahan,” ujar Dony Ahmad Munir saat ditemui usai pelantikan, Jumat (16/2).
Menurutnya, langkah ini memiliki dampak positif bagi lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Jenis tanaman yang diberikan tidak hanya berfungsi untuk konservasi lingkungan, tetapi juga bisa dikonsumsi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dony menyebut bahwa kebijakan ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) terkait efisiensi anggaran. Biasanya, setelah pelantikan, karangan bunga hanya menumpuk dan berakhir menjadi sampah.
“Dengan cara ini, dinas, kantor, dan lembaga yang turut mengucapkan selamat telah membantu efisiensi anggaran. Selain itu, hasilnya juga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Para peserta yang hadir dalam acara pelantikan pun menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan momen seremonial untuk hal yang lebih bermanfaat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Sumedang, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa bibit tanaman yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke berbagai wilayah yang membutuhkan penghijauan.
“Kami akan mendistribusikan bibit-bibit ini ke kelompok tani dan masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang rawan longsor dan kekeringan,” jelas Taufik.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan Sumedang bisa semakin hijau dan masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari tanaman yang ditanam di berbagai wilayah.**







