Politik

Pemerintah Australia Rencanakan Longgarkan Lockdown

Pada beberapa waktu lalu, laporan kasus Corona di Australia menunjukan tanda – tanda penurunan. Menanggapi hal ini, pemerintahan Australia mulai menggodok rencana longgarkan lockdown. Dalam rencana awal pelonggaran ini akan dilakukan selama 4 minggu. 

Dari pelonggaran tersebut diharapkan perkembangan baru mengenai Corona virus dapat dipantau dengan baik. Jika kondisi membaik, pelonggaran akan diperpanjang untuk memberi kesempatan kegiatan ekonomi berjalan normal. Jika kondisi kembali memburuk, lockdown akan diberlakukan kembali.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menyatakan bahwa pada Kamis 16 April 2020 lalu, kabinet-nya telah sepakat akan keputusan ini. Batasan pelonggaran yang diberlakukan nantinya akan tetap disesuaikan oleh setiap negara bagian. Jadi, setiap kepala negara bagian bisa mengatur sesuai kondisi masing – masing.

Selain meminta peran aktif para pemimpin negara bagian. Morrison juga meminta anggota parlemen untuk kembali aktif untuk awal bulan Mei depan. Hal ini berhubungan dengan masukan, diskusi dan pengaturan tentang hal – hal strategis dalam menghadapi Covid-19. Sebelumnya, parlemen mendapatkan perintah pembekuan sampai bulan Agustus depan. Tapi mengingat kondisi di Australia sudah mulai membaik, keputusan baru akan menggantikan hal tersebut.

Walaupun sudah merencanakan pelonggaran lockdown, Morrison tetap menekankan bahwa aturan mengenai cuci tangan dan social distancing akan tetap dipertahankan. Upaya memerangi Corona yang sekarang berlaku sepertinya akan tetap dilakukan sampai target bebas virus pada September mendatang.

Selengkapnya

Redaksi Fajar Nusantara

Fajar Nusantara merupakan media online yang terbit sejak tanggal 17 April 2020 di bawah naungan badan hukum PT. Cyber Media Utama (CMU). PT. CMU telah memiliki badan hukum resmi tercatat di Negara dan memiliki ijin berusaha sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Back to top button