DaerahPemerintahanTNI/POLRI

Pembangunan Monumen AS-202 Bravo Dimulai, Jadi Ikon Baru Garut

FAJARNUSANTARA.COM- Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Marsekal Muda TNI Yudi Bustami, resmi memulai pembangunan Monumen Pesawat AS-202 Bravo. Acara peletakan batu pertama berlangsung di depan Kantor Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin (6/1/2025).

Monumen ini diharapkan menjadi ikon baru Garut sekaligus pintu gerbang wisata menuju lokasi paralayang TNI AU di kawasan Simpang Tiga. Barnas Adjidin menyatakan apresiasinya kepada Dankopasgat atas kepercayaan memilih Garut sebagai lokasi pembangunan monumen bersejarah ini.

Baca Juga :  BPBD Garut Kirim BKO Bantu Pencarian Korban Longsor di Bandung Barat

“Monumen ini akan memudahkan para wisatawan sebagai penunjuk jalan menuju lokasi paralayang. Selain itu, keberadaannya dapat menarik lebih banyak kunjungan wisata ke Garut,” ujar Barnas dalam sambutannya.

Ia juga meminta pemerintah kecamatan dan Satpol PP untuk menjaga kebersihan kawasan serta mengatur keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Dengan begitu, kawasan ini tetap nyaman dan menarik untuk wisatawan,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Prioritaskan Ramp Check Angkutan Umum

Sementara itu, Marsekal Muda TNI Yudi Bustami menilai lokasi pembangunan monumen sangat strategis dan memiliki potensi besar untuk mendukung olahraga dirgantara di Garut.

“Tempat ini luar biasa indah, dikelilingi gunung, sangat cocok untuk olahraga dirgantara. Saya yakin monumen ini bisa menjadi simbol sejarah sekaligus pendukung wisata di Jawa Barat,” ucap Yudi.

Ketua Panitia, Letkol Sus Aprizal, menjelaskan bahwa pesawat AS-202 Bravo yang akan dijadikan monumen merupakan pesawat latih awal bagi calon penerbang TNI AU. Pesawat tersebut saat ini masih berada di Skatek 043 Lanud Adi Sucipto Yogyakarta dan akan dipindahkan ke Garut pada minggu kedua pembangunan.

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Prioritaskan Ramp Check Angkutan Umum

“Monumen ini akan memiliki dimensi 5×5 meter dengan tinggi hingga 7 meter dari permukaan jalan ke sayap pesawat. Kami menargetkan pembangunannya selesai dalam 30 hari,” jelas Aprizal.(smbs)**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button