OIC Youth Indonesia Gelar Rapat Kerja, Wapres Gabriel Tekankan Visi Membangun Lingkungan dan Energi yang Seimbang

Jakarta – OIC Youth Indonesia sukses menggelar acara Rapat Kerja untuk periode kepengurusan 2024-2029, yang dilangsungkan di Aula Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, pada Sabtu (28/6).
Acara dibuka dengan pengarahan dari Dewan Pembina OIC Youth Indonesia, Bapak Tantan Taufik Lubis, yang memberikan dorongan semangat kepada seluruh pengurus untuk berpikir strategis dan bergerak kolaboratif dalam menghadapi tantangan global.
Selanjutnya, Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita, menyampaikan arahan mengenai arah gerak organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa OIC Youth Indonesia akan berkomitmen dalam melaksanakan kerja-kerja nyata yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada solusi bagi dunia Islam.
Selain itu, Wakil Presiden OIC Youth Indonesia Bidang 8 (Lingkungan dan Energi), Ahmad Gabriel, menyampaikan bahwa keberhasilan Raker ini merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan gerakan pemuda Islam yang adaptif terhadap isu-isu global.

“Alhamdulillah, acara ini berjalan sukses dan seluruh program kerja dari masing-masing bidang berhasil disahkan secara mufakat. Ini bukan hanya tentang struktur atau rencana, tetapi tentang visi bersama dalam membangun masa depan yang berkelanjutan bagi umat dan dunia,” ujar Ahmad Gabriel.
Ia juga menyoroti pentingnya bidang lingkungan dan energi sebagai salah satu tantangan utama abad ini. Menurutnya, ketimpangan ekologis dan krisis energi global harus dijawab dengan kerja-kerja konkret di level pemuda.
“Bidang lingkungan dan energi bukan hanya soal konservasi, tapi menyangkut keadilan dan keseimbangan, ketahanan umat, dan keberlangsungan hidup generasi mendatang. Oleh karena itu, program-program kerja kami mencakup edukasi lingkungan dan energi terbarukan, forum diskusi interaktif, kampanye dan gerakan pemuda hijau, kolaborasi dengan Pemerintah dan NGO, serta kemah relawan dan penanaman pohon,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa program ini adalah hasil musyawarah bersama para pengurus bidang lingkungan dan energi yang lain, yaitu Wasekjen Indre Wanof, Kabid Alizza Yuhana, Wakabid Muhammad Anis dan Sekbid Akmal Aryaputra Adyatma.
Forum ini diakhiri dengan pengesahan program kerja 2024–2029 oleh presidium sidang, serta peneguhan komitmen kolektif untuk mengimplementasikan program secara kolaboratif, baik di tingkat nasional maupun internasional.







