Ngabadega di Cipacing, Sumedang Membumi Hadirkan Layanan Langsung untuk Warga

FAJARNUSANTARA.COM – Program Ngawangkong Balagonjangan Deukeut Jeung Warga (Ngabadega) kembali digelar. Kali ini, sekaligus Kecamatan Jatinangor melaksanakan kegiatan Sumedang Membumi di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Ratusan warga memadati GOR Desa Cipacing untuk mendapatkan pelayanan publik secara langsung dari berbagai instansi, selain itu ada juga bagi bagi bagi telur bagi ibu menyusui berupa telur yang guna mencegah Stunting. Serta sejumlah sembahi bagi yang miskin ekstrim.

Sumedang Membumi merupakan program Pemerintah Kabupaten Sumedang yang menekankan pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat dengan semangat Kadeuleu, Karampa, Karasa.
Program ini dirancang agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan warga hingga tingkat desa.
Pelaksanaan Ngabadega di Desa Cipacing menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan publik sekaligus sarana dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan Ngabadega di Cipacing dihadiri Camat Jatinangor Herman Suwandi, Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas, Danramil Jatinangor Kapten Infanteri Nanang Koswara, serta Kepala Desa Cipacing Hj. Dedeh Juariah.
Beragam pelayanan langsung diberikan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pertanian dan peternakan, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga pelayanan dari Kantor Urusan Agama (KUA).
Selain itu, Kecamatan Jatinangor menghadirkan narasumber dari Universitas Padjadjaran, dr. Wahyu Sugandi, yang memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada warga.
Camat Jatinangor Herman Suwandi menegaskan bahwa Ngabadega merupakan program kecamatan guna mendukung Program Bupati Sumedang untuk memastikan seluruh program daerah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kegiatan Sumedang Membumi ini adalah program langsung dari Bupati Sumedang yang harus kita laksanakan agar benar-benar kadeuleu, karampa, karasa oleh masyarakat,” ujar Herman.
Menurutnya, setiap program yang digagas Pemerintah Daerah Sumedang tidak boleh berhenti pada tataran administratif semata.
“Semua program Pemda Sumedang harus terasa langsung oleh masyarakat dan warga harus mengetahui apa saja program yang sedang dijalankan oleh Bupati Sumedang,” katanya.
Herman juga mengingatkan warga Cipacing untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan.
“Kita masih berada di musim hujan dengan cuaca ekstrem. Potensi bencana, khususnya banjir, harus diwaspadai karena Cipacing termasuk wilayah yang kerap terdampak,” ucapnya.
Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan membersihkan saluran irigasi dan menggencarkan kerja bakti.
“Jangan sampai sampah menumpuk di saluran air. Kerja bakti harus digencarkan, karena dengan itu lingkungan akan terasa genah, merenah, jeung tumaninah,” tuturnya.
Kepala Desa Cipacing Hj. Dedeh Juariah menyampaikan apresiasi kepada Forkopimcam Jatinangor yang telah turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih karena Forkopimcam Jatinangor sudah hadir langsung memberikan pelayanan bagi masyarakat Desa Cipacing,” ujar Dedeh.
Ia menilai program Ngabadega sangat membantu warga karena berbagai layanan Pemda tersedia dalam satu lokasi.
“Program ini sangat membantu masyarakat kami. Semua pelayanan Pemda Sumedang ada di sini. Ngabadega adalah program yang sangat baik untuk mewujudkan Sumedang Membumi Kadeuleu, Karampa, Karasa,” katanya.**







