KPJ Bahas Masalah Banjir Dampak Tol Cisumdawu, Pekan Depan Kroscek Lapangan

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang mengumpulkan seluruh tim gugus tugas Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) untuk membahas Banjir dampak dari pembangunan Jalan Tol, di Aula Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Sekda Kabupaten Sumedang yang juga sebagai ketua Tim Koordinasi KPJ, Herman Suryatman mengatakan, pertemuan tersebut membahas terkait dampak penggunaan tol jika musim hujan tiba, dengan menghadirkan dari Satker Tol dan BBWS, karena ada 7 Desa yang mengeluhkan tentang banjir jika masuk musim penghujan.
“Ketujuh desa tersebut ada yang mengajukan pembuatan embung guna mengantisipasi terjadinya banjir jika musim penghujan. Jadi, nanti kita akan cek and ricek lokasinya, apakah memungkin untuk dibangun embung seperti di desa cilayung yang sudah direncanakan akan secepatnya dibangun, termasuk keinginan pemdes Cileles yang juga ingin membangun embung,” ujarnya. Kamis (01/09/2022).
Sekda mengaku, setelah dilakukan cek ricek, maka bisa dipastikan bisa atau tidaknya, apakah cukup dengan Normalisasi sungai saja atau harus dibangun lagi embung. Rencananya pekan depan, akan mulai cek ke lokasi.
“Kami berbagi tugas dengan Satker Tol dan BBWS nantinya, setelah cek and ricek jelas mana tugas yang harus dikerjakan oleh Satker mana yang harus dikerjakan BBWS dan mana yang harus dikerjakan oleh Pemda,” katanya.
Oleh sebab itu, kata Sekda, kegiatan tersebut sangat penting untuk memastikan kedepannya bahwa dengan adanya kawasan perkotaan Jatinangor setidaknya bisa meminimalisir banjir.
“Selain itu pelayan di KPJ juga harus jauh lebih baik,” tandasnya. (ESH).







