FAJARNUSANTARA.COM- Situ Bagendit, salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Garut, kini hadir dengan tampilan baru setelah mengalami revitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Senin ini, tepatnya pada 5 Februari 2024, pengunjung disambut dengan suasana yang semakin nyaman dan asri.
Kawasan seluas 2,8 hektar ini kini dibagi menjadi enam zona, masing-masing dengan daya tarik uniknya. Zona 1 untuk wisata publik, Zona 2 untuk kuliner, Zona 3 untuk green school, Zona 4 untuk komersil, Zona 5 untuk water sport, dan Zona 6 untuk masjid dan konservasi. Selasa 6 Februari 2024.
Meski begitu, masih terdapat keluhan terkait perilaku yang belum memiliki rasa tanggung jawab akan kebersihan lingkungannya yaitu, sampah yang dibuang sembarangan di sekitar danau serta beberapa zona lainnya menjadi sorotan.
Meskipun tempat sampah telah disediakan, masih banyak yang mengabaikannya.
Wawan Kulnaedin SE, Kepala UPT Situ Bagendit Kabupaten Garut, menyatakan komitmennya dalam menjaga kebersihan. Bersama tim UPT Situ Bagendit, karyawan, dan Tim Kebersihan UPT, mereka secara rutin melakukan kegiatan bersih-bersih.
“Kami melakukan kegiatan ini sebagai contoh bagi para pengunjung, begitu juga bagi pelaku usaha di Situ Bagendit, yaitu melaksanakan K3 sebelum dan sesudahnya,” ujar Wawan.
Lebih lanjut, Wawan menambahkan bahwa pihaknya juga aktif memasang berbagai pamflet dan spanduk yang mengingatkan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Sangat disayangkan jika keindahan Situ Bagendit yang telah diatur dengan baik menjadi tercemar oleh keberadaan sampah di mana-mana,” tambahnya.
Sebagai pesan terakhir, Kepala UPT Situ Bagendit, Wawan, berharap agar semua pihak bisa saling memahami dan mengerti pentingnya menjaga kebersihan.
“Ini bukan hanya tanggung jawab kami, tapi tanggung jawab kita semua untuk menjaga kebersihan,” tandasnya.
Dengan upaya bersama, diharapkan dukungan terhadap gerakan kebersihan yang telah dilakukan oleh pihak UPT Situ Bagendit akan semakin kuat, memastikan keindahan dan kenyamanan Situ Bagendit tetap terjaga.***







