DaerahPemerintahanPendidikan

Kampung Jati Garut Resmi Bebas Narkoba, Langkah Awal Menuju Generasi Muda Bebas Narkoba

FAJARNUSANTARA.COM,- Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, dengan penuh semangat meresmikan Kampung Bebas Narkoba di Kampung Jati, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Selasa (05/09/2023).

Dalam momen peresmian yang bersejarah ini, Wabup Garut mengungkapkan penghargaan tinggi terhadap upaya keras Kampung Jati dalam mendukung Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Program ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam membentuk generasi muda yang bebas dari ancaman narkoba, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Kita berharap, dengan launching Kampung Jati ini, desa ini akan menjadi tempat yang bebas dari narkoba,” kata Wabup Garut dengan tegas.

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Prioritaskan Ramp Check Angkutan Umum

Wabup Garut menekankan bahwa launching Kampung Jati ini adalah langkah awal menuju lingkungan bebas narkoba, yang merupakan kontribusi penting dalam mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan.

Tidak hanya itu, Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, juga ikut menyoroti pentingnya langkah-langkah preventif dan edukatif dalam perjuangan melawan penyalahgunaan narkoba.

Ia mendorong seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program Kampung Tangguh Anti Narkoba demi menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Pencanangan Kampung Bebas Narkoba ini adalah tahap awal dari upaya preventif dan edukatif yang dijalankan oleh Polres Garut dan unsur-unsur terkait dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, terutama di wilayah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  BPBD Garut Kirim BKO Bantu Pencarian Korban Longsor di Bandung Barat

“Kami berharap seluruh komponen masyarakat, tidak hanya di Desa Jati, dapat aktif dalam mendukung program Kampung Tangguh Anti Narkoba, sehingga wilayah Desa Jati khususnya bisa terbebas dari narkoba,” ungkap Kapolres Garut.

Kepala BNNK Garut, AKBP Deni Yusdanial, menjelaskan bahwa program Kampung Bebas Narkoba adalah langkah konkret dalam mengatasi masalah narkoba.

Peran penting diberikan kepada kepala desa dalam memfasilitasi P4GN melalui edukasi dan penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba. Keluarga juga menjadi fokus dalam usaha menciptakan lingkungan bersih dari narkoba.

Baca Juga :  Warga Garut Temukan Mortir Saat Cari Madu di Perbukitan Tarogong Kaler

“Dan dengan upaya-upaya terpadu, termasuk demand reduction dan supply reduction, kami bertekad untuk mewujudkan lingkungan bebas narkoba di desa ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati, Agus Salim, menegaskan pentingnya kerja sama antara desa, BNNK Garut, dan MUI setempat dalam upaya P4GN. Bahkan, khutbah Sholat Jumat di wilayahnya telah mengambil tema bahaya narkoba sebagai bagian dari kesadaran bersama dalam memerangi narkoba.

“Semoga kegiatan Kampung Bebas Narkoba ini bermanfaat bagi semua,” ujarnya.

Dengan serangkaian langkah preventif ini, Kampung Jati bertekad menjadi contoh sukses sebagai Kampung Bebas Narkoba dalam memerangi peredaran gelap narkotika.(smbs)**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button