Heri Ukasah Janji Lebih Sering Turun: Gerindra Harus Hadir di Tengah Masyarakat

FAJARNUSANTARA.COM- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III, Heri Ukasah Sulaeman, melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2025 di Desa Cibeusi, Kabupaten Sumedang, Jumat malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat dari Dapil Jabar XI yang meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang.
Kunjungan tersebut dihadiri Kepala Desa Cibeusi H. Jajang, Babinsa Sertu Deni, serta puluhan warga yang ingin menyampaikan langsung berbagai persoalan di wilayahnya.
Heri mengatakan seluruh kepercayaan yang diberikan warga akan ia gunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
“Kepercayaan ini yang diberikan oleh masyarakat kepada kami akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kepentingan masyarakat,” kata Heri dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa instruksi Ketua Umum Partai Gerindra adalah agar seluruh kader, termasuk anggota DPRD, bupati, maupun gubernur dari partai yang sama, selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kami diarahkan untuk membantu, memfasilitasi program-program baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten. Kalau dulu kami berada di luar pemerintahan, sekarang kami berada di dalam. Intinya kami harus lebih sering turun,” ujar Heri.
Heri juga membuka ruang aduan bagi warga yang ingin menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk melalui Fraksi Gerindra di DPRD Jabar.
“Silakan, pintu kami terbuka. Di DPRD Provinsi Jawa Barat, di lantai empat, bapak-ibu bisa langsung menyampaikan kondisi di lapangan,” ucapnya.
Menurut Heri, sejumlah kepala desa dan warga juga diundang untuk memberikan masukan terkait berbagai program pembangunan di Jawa Barat. Namun, karena kegiatan berlangsung pada Jumat malam, ia memilih mempersingkat acara.
“Karena ini malam Jumat dan sudah pukul sepuluh lewat, kita singkat saja,” kata dia. Jumat 21 November 2025.
Kepala Desa Cibeusi H. Jajang menyambut baik kehadiran Heri dan berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan ke pemerintah provinsi. Warga yang hadir pun memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan infrastruktur, pelayanan dasar, dan program pembangunan desa.**







