Garut Cetak Sejarah dengan Insentif Fiskal Tertinggi di Indonesia

FAJARNUSANTARA.COM- Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengungkapkan kegembiraannya terkait dengan penghargaan istimewa yang diberikan oleh pemerintah pusat senilai 25,4 Miliar Rupiah kepada Kabupaten Garut.
Menurut Rudy, penghargaan ini adalah hasil kerja keras semua pihak yang bekerja bersama untuk kemajuan Kabupaten Garut.
“Kabupaten Garut telah menerima penghargaan serupa sebelumnya, yaitu insentif fiskal sebesar 10,6 Miliar Rupiah karena berhasil mengendalikan inflasi dengan baik,” ujarnya.
Rudy Gunawan mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Garut, seluruh jajaran Pemkab Garut, kepala desa, dan kepala kelurahan atas peran penting mereka dalam pencapaian ini. Ia juga mengakui kontribusi yang sangat berarti dari NGO dan relawan dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan.
“Kami juga ingin menghargai peran aktif NGO-NGO, baik yang memberikan kritik maupun solusi terhadap masalah ini, serta semua relawan di Kabupaten Garut, khususnya yang terlibat dalam penanggulangan kemiskinan,” ungkap Rudy dalam pernyataan resmi pada Kamis (05/10/2023).
Menurut Bupati, penghargaan ini adalah pengakuan pemerintah pusat terhadap kinerja luar biasa Kabupaten Garut dalam empat kriteria utama, seperti pengurangan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, promosi produk dalam negeri, dan percepatan belanja daerah.
Lebih lanjut, Rudy menekankan bahwa Kabupaten Garut mendapatkan insentif fiskal tertinggi se-Indonesia dalam penurunan angka kemiskinan, dan dia merasa bangga dengan pencapaian tersebut. Terlebih lagi, angka stunting di Kabupaten Garut mengalami penurunan signifikan, yang mana kabupaten ini juga dinilai sangat baik dalam penggunaan produk dalam negeri.
“Angka stunting di Kabupaten Garut akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat, namun kami telah mendapatkan informasi bahwa Garut berhasil menurunkan angka stunting hingga 7%, dari sebelumnya 23%, dan ini merupakan penurunan tertinggi di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Bupati Rudy Gunawan merasa bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Garut. Insentif fiskal sebesar 25,4 Miliar Rupiah ini diharapkan akan menjadi solusi untuk sejumlah masalah di wilayah Garut, terutama yang berkaitan dengan kemiskinan.
Dengan prestasinya yang mengesankan, Kabupaten Garut kini menjadi sorotan sebagai contoh sukses dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga insentif ini dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan di Kabupaten Garut, khususnya dalam penanganan kemiskinan. Terima kasih,” tutup Bupati Rudy.
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, Kabupaten Garut dipilih sebagai penerima insentif fiskal dengan kinerja tertinggi di seluruh Indonesia,
Sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 350 Tahun 2023 tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Tahun Anggaran 2023 menurut Provinsi/Kabupaten/Kota.
Dalam rincian insentif fiskalnya, Kabupaten Garut mendapatkan penghargaan atas kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem dengan insentif sebesar Rp6.834.064.000, penurunan angka stunting dengan insentif sebesar Rp6.407.130.000,
Promosi produk dalam negeri dengan insentif sebesar Rp6.067.578.000, dan percepatan belanja daerah dengan insentif sebesar Rp6.092.102.000, menjadikan total insentif fiskal yang diterima oleh Kabupaten Garut mencapai Rp25.400.874.000.(smbs)**







