Dua PJU Baru Kini Terangi Jalur Rawan Diperbatasan Desa Hegarmanah dan Jatiroke

FAJARNUSANTARA.COM- Setelah lama dikeluhkan gelap dan rawan begal, Jalan Cigede di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, akhirnya mendapatkan dua titik penerangan jalan umum (PJU) baru yang dipasang pada Rabu, 19 November 2025.
Minimnya penerangan di jalur Cigede selama ini membuat warga resah. Selain rawan begal, kawasan tersebut juga kerap menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Pemerintah daerah akhirnya merespons dengan memasang dua unit PJU di titik yang selama ini paling gelap.
Anggota DPRD Sumedang, Asep Kurnia, mengatakan pemasangan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang masuk melalui dirinya.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang cepat merespon aspirasi yang saya sampaikan. Kondisi gelap tanpa penerangan sangat membahayakan pengguna jalan karena di sini rawan begal,” kata Asep.
Ketua Fraksi Partai Golkar itu menegaskan pentingnya jalur Cigede karena setiap hari digunakan warga untuk berangkat kerja, sekolah, hingga aktivitas harian lainnya.
“Warga sering menggunakan jalan ini, sehingga keberadaannya sangat vital,” ujarnya.
Asep menambahkan, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jatinangor, ia merasa bertanggung jawab memperjuangkan kebutuhan tersebut.
“Alhamdulillah hari ini telah dipasang dua PJU di wilayah Desa Hegarmanah dan Desa Jatiroke. Pemasangan disaksikan kepala desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan memperlancar aktivitas warga,” tuturnya.
Respons positif juga datang dari Kepala Desa Hegarmanah, Didi Sukandi, yang mengaku lega wilayahnya kini memiliki penerangan jalan yang memadai.
“Selain rawan begal, di sini juga kerap dijadikan tempat membuang sampah, meski sudah ada beberapa imbauan namun tetap saja,” kata Didi.
Ia menyebut sudah ada CCTV yang dipasang untuk memantau pembuangan sampah, tetapi fungsinya tidak maksimal karena kondisi gelap.
“Kalau siang terlihat jelas, tapi kalau malam karena gelap warga tetap saja seenaknya membuang sampah. Pagi-pagi sampah sudah numpuk. Mudah-mudahan dengan adanya PJU, selain mengantisipasi aksi begal, juga mengurangi warga yang membuang sampah,” ujarnya.**







