
FAJARNUSANTARA.COM- Kebakaran hebat melanda dua kandang ayam broiler di Dusun Bojong Kaler, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (4/11/2025) dini hari. Akibat kejadian ini, sekitar 10 ribu ekor ayam dilaporkan mati terbakar.
Sekitar pukul 04.00 WIB, warga Dusun Bojong Kaler dikejutkan oleh kobaran api yang membakar dua unit kandang ayam broiler berukuran masing-masing 8 x 30 meter persegi.
Kandang tersebut milik H. Tatang Mulyana, seorang pensiunan berusia 69 tahun yang kini mengontrakkan lahan dan kandangnya kepada PT Anjawani, perusahaan asal Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Menurut keterangan Agus (38), salah satu karyawan PT Anjawani yang bertugas di lokasi, api pertama kali terlihat di bagian tengah kandang saat dirinya tengah beraktivitas pagi.
“Awalnya saya lihat ada percikan di kabel listrik, tiba-tiba langsung merambat cepat ke bagian sekam dan atap kandang,” kata Agus saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia dan rekan-rekannya, Aris (40) dan Adang (42), sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum bantuan datang.
Namun, karena material bangunan mudah terbakar, api dengan cepat melalap seluruh bagian kandang.
Kepala Desa Margajaya menyebut kebakaran berlangsung sekitar satu jam sebelum akhirnya api berhasil dijinakkan.
“Kami langsung menghubungi damkar dari Tanjungsari dan warga bergotong royong membantu. Api baru bisa padam sekitar pukul lima lewat,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat hilangnya ribuan ayam siap panen dan rusaknya dua bangunan kandang.
Pihak kepolisian dari Polsek Tanjungsari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, insiden tersebut disebabkan oleh korsleting listrik.
Pemilik kandang, H. Tatang Mulyana, mengaku pasrah atas musibah yang menimpa lahannya.
“Saya serahkan semua pada penyelidikan polisi. Yang penting tidak ada korban manusia,” ucapnya singkat.**







