Kuliner

Cerita Awal di Balik Legitnya Peuyeum Bandung

FAJARNUSANTARA.COM- Peuyeum merupakan sebuah kuliner khas yang berasal dari Bandung yang terus memikat hati pecinta kuliner dengan kelezatannya. Peuyeum atau tape singkong merupakan hasil fermentasi singkong yang diproses dengan ragi dan memiliki rasa manis serta tekstur empuk namun tidak lembek.

Berdasarkan laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) Republik Indonesia, asal-usul peuyeum dapat ditelusuri berawal dari  Kecamatan Cimenyan di Kabupaten Bandung. Peuyeum sudah dikenal sejak era penjajahan sebagai alternatif pengganti nasi ketika pasokan nasi sulit didapatkan.

Baca Juga :  PNM Dorong Pemberdayaan Inklusif, Nasabah Disabilitas di Bandung Bangkit dan Menginspirasi

Pada masa itu, singkong yang melimpah sering kali menjadi busuk jika tidak segera diolah. Untuk mencegah pembusukan, masyarakat Cimenyan mengembangkan metode fermentasi singkong menggunakan ragi, yang kemudian menghasilkan peuyeum. Proses ini telah berlangsung sejak tahun 1800-an dan menjadikan peuyeum Cimenyan terkenal dengan kelezatannya, tidak hanya di kalangan warga lokal tetapi juga di beberapa kota di Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  PNM Dorong Pemberdayaan Inklusif, Nasabah Disabilitas di Bandung Bangkit dan Menginspirasi

Proses pembuatan peuyeum relatif sederhana, bahan utama yang dibutuhkan adalah singkong, air, dan ragi. Singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih kemudian direbus dalam dua tahap—selama 1,5 jam pada tahap pertama dan 1 jam pada tahap kedua—hingga setengah matang. Setelah direbus, singkong ditiriskan dan ditaburi dengan ragi sebelum disusun dalam keranjang bambu yang dilapisi daun pisang. Proses fermentasi berlangsung selama 2-3 hari, menghasilkan peuyeum yang siap dinikmati.

Selain sebagai cemilan lezat, peuyeum juga diyakini memiliki khasiat menghangatkan tubuh. Ragi yang digunakan dalam proses fermentasi berperan penting dalam menciptakan efek hangat setelah konsumsi. Peuyeum Bandung umumnya dibeli sebagai oleh-oleh dan juga digunakan sebagai bahan utama dalam kuliner tradisional seperti colenak, yang dicocol dengan saus enak. Dengan sejarah panjang dan proses pembuatan yang penuh tradisi, peuyeum Bandung tetap menjadi salah satu warisan kuliner yang berharga dan patut dilestarikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800