Pendidikan

Puluhan Mahasiswa Berbagai Kampus Ikuti Mapersaba Permata Intan Garut 2021

FAJARNUSANTARA.COM, Bandung — Organisasi Daerah Perhimpunan Mahasiswa Kota Intan (Permata Intan) Garut, sukses menyelenggarakan Masa Penerimaan dan Silaturahmi Anggota Baru (Mapersaba) 2021, yang dilaksanakan di Pondok Tugu Lebak Jero, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (5/11/2021).

Mapersaba bertema “Nanjeurkeun Kader Permata Intan anu satuhu, miboga rasa solidaritas anu luhur, dumasar kana asas primordialisme, pikeun ngawujudkeun Permata Intan nu leuwih maju” yang berlangsung selama tiga hari itu, diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai kampus, meliputi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Nusantara (Uninus), kemudian Universitas Garut (Uniga) dan Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut.

Ketua Permata Intan Arifin Riguana mengatakan, Mapersaba merupakan tahapan kaderisasi formal yang harus diikuti oleh setiap calon anggota baru untuk menjadi bagian dari Orda Permata Intan.

Baca Juga :  Spektakuler Rajaban Penuh Makna di Garut, Uyut Hanjuang Beureum Tekankan Pendidikan Anak dan Pentingnya Sedekah

Menurutnya, Mapersaba tersebut bertujuan untuk mencetak kader-kader baru Permata Intan yang berkualitas, memiliki kecintaan terhadap tanah kelahiran. Selain itu. Pada kegiatan tersebut, pihaknya juga mendorong mahasiswa asal Garut agar memiliki daya saing dalam menghadapi perkembangan industri 4.0.

“Kalau peserta yang terjaring di grup itu ada 100 orang lebih dan yang datang ke lokasi itu ada 37 orang. Sedangkan yang lulus itu 34 orang yang masih bertahan sedia mengikuti acara dari awal hingga akhir.”

“Tentu patokan kami bukan sekedar kuantitas belaka melainkan kami berusaha untuk menciptakan kader-kader Permata Intan yang berkualitas dan berdaya saing dalam menghadapi perkembangan zaman revolusi 4.0,” katanya, belum lama ini.

Baca Juga :  Warga Garut Temukan Mortir Saat Cari Madu di Perbukitan Tarogong Kaler

Ipin, sapaan akrabnya, menuturkan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada peserta yang sudah bergabung menjadi bagian dari Permata Intan Garut.

“Menjadi Kader Permata Intan Garut itu adalah bentuk ketidaklupaan (pengingat, red) terhadap Lemah Cai dan bentuk pengabdian kita kepada daerah yang kita cintai,” tuturnya.

Ipin menambahkan, acara tersebut dapat dilaksanakan dengan lancar meski di masa pandemi. Hal itu, kata Ipin, tidak terlepas dari peran para panitia yang sudah melaksanakan tugasnya masing-masing secara baik, yang dimulai sejak persiapan acara dan setelahnya.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua peserta Mapersaba yang kini sudah resmi menjadi bagian dari keluarga Permata Intan. Tidak lupa juga kepada para panitia.”

Baca Juga :  Uyut Hanjuang Beureum Tekankan Sedekah Nyata dalam Peringatan Isra Mi’raj di Garut

“Untuk itu kepada setiap kader, selamat datang dan silakan seberangi setiap lautan ilmu yang terhampar luas dan jangan lupa untuk mengamalkannya di daerah kita tercinta,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Mapersaba yang merupakan mahasiswi Kampus UIN Bandung, Salma, mengungkapkan, banyak wawasan dan pengalaman baru yang dia dapatkan selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Setiap materi dan perlakuan pendidikan yang diberikan panitia membuat berpikir harus lebih kritis lagi dan berani untuk berargumentasi. Ikut pada hari pertama hingga akhir tempo suasananyapun tak monoton, selalu ada kejutan setiap harinya, dan sangat banyak motivasi dan ilmu tentunya yang saya dapatkan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi.

Back to top button