BisnisDaerahEkonomiPemerintahan

Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Daya Saing dan Sinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Berkualitas

FAJARNUSANTARA.COM– Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan daya saing pelaku jasa konstruksi saat membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) XIV BPD GAPENSI Jawa Barat Tahun 2026 di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera No. 51, Kota Bandung, Senin (15/6/2026). Menurutnya, sektor konstruksi merupakan fondasi utama pembangunan daerah yang harus didukung oleh organisasi profesi yang solid, profesional, dan berintegritas.

MUSDA XIV BPD GAPENSI Jawa Barat digelar seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021–2026. Agenda tersebut menjadi forum evaluasi organisasi, konsolidasi internal, sekaligus pemilihan kepengurusan baru yang akan memimpin GAPENSI Jawa Barat selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi kepada GAPENSI Jawa Barat yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor jasa konstruksi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada GAPENSI Jawa Barat yang selama ini telah menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan, khususnya di bidang jasa konstruksi,” kata Erwan Setiawan.

Ia menjelaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan pelaku usaha jasa konstruksi yang memiliki kompetensi tinggi, mampu bersaing, dan menjunjung integritas dalam setiap pelaksanaan proyek.

“Pembangunan daerah yang kita dorong hari ini tidak mungkin berjalan tanpa dukungan pelaku usaha jasa konstruksi yang profesional, berdaya saing, dan berintegritas,” ujarnya.

Erwan menilai GAPENSI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pembangunan di Jawa Barat. Karena itu, MUSDA menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya di tengah tantangan industri konstruksi yang semakin kompleks.

Menurutnya, dunia jasa konstruksi kini menghadapi berbagai tuntutan, mulai dari peningkatan kualitas pekerjaan, efisiensi pelaksanaan, keselamatan kerja, transparansi, hingga pemanfaatan teknologi dalam proses pembangunan.

“GAPENSI dituntut untuk terus bergerak dan berbenah agar memiliki daya saing yang kuat serta tetap menjunjung tinggi etika usaha,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berharap GAPENSI terus melahirkan pelaku jasa konstruksi yang taat terhadap regulasi dan berorientasi pada kualitas hasil pekerjaan.

“Pembangunan yang baik bukan hanya yang cepat selesai, tetapi yang kokoh, bermanfaat, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Erwan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Erwan berharap kepengurusan baru hasil MUSDA XIV segera menyusun program kerja yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga kolaborasi yang terbangun dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh rangkaian MUSDA XIV BPD GAPENSI Jawa Barat berlangsung lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi serta pembangunan Jawa Barat.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button