BudayaDaerahPemerintahanSosial

Herman Habibbullah: Sedekah Bumi ala Sumedang, 30 Ribu Pohon Ditanam Serentak di Jatinangor

FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar penanaman serentak 30 ribu pohon sebagai bentuk sedekah bumi pada Jumat, 12 Desember 2025, di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.

Gerakan ekologis ini melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, dan elemen masyarakat dengan semangat menjaga keseimbangan alam.

Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) memusatkan kegiatan Penanaman Serentak 30 Ribu Pohon di Desa Hegarmanah. Aksi ini sekaligus menjadi momentum sedekah bumi, tradisi masyarakat Sunda untuk memuliakan alam melalui kerja kolektif.

Baca Juga :  Dua Kandang Ayam di Tanjungsari Terbakar, 10 Ribu Ekor Ayam Hangus

Kepala DLHK Sumedang Wasman mengatakan setiap perangkat daerah wajib menyediakan sedikitnya 50 pohon, sementara setiap desa dan kelurahan menyediakan 100 pohon.

“Jenisnya beragam, dari tanaman keras, kayu-kayuan, buah-buahan, sampai MPTS,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

Pohon-pohon tersebut ditanam di lahan kritis dan ruang terbuka hijau yang tersebar di 277 desa/kelurahan sebagai langkah memperkuat ketahanan lingkungan.

Baca Juga :  Jabar Digital dan Pro-Investor, Sumedang Pimpin Lompatan Rebana

Anggota DPRD Sumedang menyatakan dukungan penuh terhadap program ekologis ini. Ia menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar program rutin, tetapi memiliki dimensi budaya dan spiritual.

“Gerakan ini bukan hanya program lingkungan biasa, tetapi bagian dari sedekah bumi, sebuah ikhtiar budaya dan spiritual masyarakat Sunda dalam merawat alam,” katanya.

Baca Juga :  Desa Raharja Juara Dandim 0610 Sumedang Cup, Bupati Tambah Hadiah Rp10 Juta untuk Para Pemenang

Ia juga menekankan pesan utama kegiatan ini: Nata Alam Ku Budaya Melak Tangkal. “Menanam pohon adalah bagian dari kearifan lokal untuk menjaga keseimbangan ekosistem.”

Dalam pernyataannya, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan.

“Jangan berhenti di menanam. Tanam, rawat, tumbuh. Itu kuncinya. Pohon yang hidup dan tumbuh besar adalah investasi ekologis bagi generasi Sumedang di masa depan,” ujarnya.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button