Reses Unik, Riki Kadarsyah Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal hingga Lahan PJKA di Cipacing

FAJARNUSANTARA.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PAN, Riki Kadarsyah, mengangkat sejumlah persoalan strategis dalam kegiatan reses unik di Dusun Cipacing, RW 01, Desa Cipacing, belum lama ini.
Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal, penataan pembangunan di lahan milik PT KAI (PJKA), hingga penguatan sektor UMKM sebagai kebutuhan mendesak warga setempat.
“Reses ini bukan sekadar mendengar, tapi memastikan aspirasi warga bisa dikawal sampai ada hasilnya,” kata Riki di lokasi kegiatan.
Dalam dialog bersama warga, Riki menyoroti minimnya serapan tenaga kerja lokal di tengah hadirnya aktivitas industri dan pembangunan kawasan Cipacing.
Ia meminta perusahaan maupun badan usaha yang beroperasi di wilayah tersebut untuk memprioritaskan warga sekitar.
“Kita punya generasi muda yang mampu bersaing. Jangan sampai potensi lokal malah tidak terpakai,” ujarnya.
Riki juga mendorong pemerintah desa serta pelaku usaha membangun komitmen yang lebih besar dalam membuka lapangan kerja bagi penduduk desa.
Isu lain yang banyak muncul ialah pemanfaatan lahan PJKA di jalur kereta api Cipacing. Menurut Riki, tidak boleh ada pembangunan yang menggunakan dana desa di atas tanah yang statusnya merupakan aset PT KAI.
“Ini harus jelas. Lahan PJKA bukan aset pemerintah desa, sehingga anggaran publik tidak boleh dikeluarkan untuk membiayai pembangunan di atasnya,” kata dia menegaskan.
Ia meminta pemerintah daerah melakukan koordinasi resmi dengan PT KAI sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kerugian ataupun sengketa di kemudian hari.
“Batas lahan harus jelas, dan semua pihak perlu patuh aturan,” kata Riki.
Selain memastikan aspek regulasi, Riki mengusulkan adanya skema kerja sama yang lebih konstruktif agar pemanfaatan lahan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial.
“Kita ingin semua pembangunan memberi manfaat bagi warga, tapi tetap sesuai aturan,” ucapnya.
Melalui reses unik kali ini, Riki menyebut akan membawa aspirasi warga Cipacing ke pembahasan lebih lanjut di tingkat kabupaten, termasuk menyangkut sektor UMKM yang dinilai perlu penguatan agar mampu bersaing di tengah pertumbuhan kawasan industri Jatinangor–Cimanggung.**







