
FAJARNUSANTARA.COM- Operasi gabungan Polda Jawa Barat bersama Kodam III Siliwangi dan Pemprov Jabar berhasil membekuk enam pelaku yang diduga terlibat aksi premanisme di wilayah hukum Polres Sumedang.
Aksi penertiban ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Apel Gabungan digelar di Mako Polsek Cimanggung.
Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama jajaran TNI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar operasi besar-besaran memberantas praktik premanisme di wilayah Sumedang, Kamis (30/10/2025).
Operasi tersebut menyasar titik-titik rawan seperti area pertokoan, pasar, dan lokasi parkir liar.
Kabag Bin Opsnal Dit Samapta Polda Jabar sekaligus Kasatgas Preventif Anti Premanisme Provinsi Jawa Barat, Saifuddin Hamzah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif tiga instansi besar: Polda Jabar, Kodam III Siliwangi, dan Pemprov Jabar.
“Intinya kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga Jawa Barat, khususnya di Sumedang,” ujar Saifuddin saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan enam orang tersangka yang diduga melakukan aksi premanisme.
Dari tangan mereka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, airsoft gun, serta barang-barang lain yang digunakan untuk menakuti masyarakat.
“Alhamdulillah, dari dua target operasi yang sudah ditetapkan, jajaran Polres Sumedang dengan dukungan penuh dari Polda Jabar, Kodam III Siliwangi, dan Pemprov Jabar berhasil mengungkap semuanya,” kata Saifuddin.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai wilayah Jawa Barat untuk memastikan tidak ada lagi ruang bagi aksi premanisme.
“Hari ini kita sisir titik-titik yang diduga menjadi tempat praktik premanisme. Tujuannya jelas, agar masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.**







