DaerahKomunitasPeristiwa

Teror Tikus Masuk Baju Pengunjung di Pasar Parakanmuncang, DPRD Desak Revitalisasi Cepat

FAJARNUSANTARA COM- Seorang perempuan menjerit dan menangis histeris ketika seekor tikus masuk ke dalam bajunya saat tengah berbelanja di Pasar Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Senin pagi (7/4).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu langsung menggegerkan pengunjung dan pedagang pasar. Tikus diduga berasal dari saluran air yang terbuka dan dipenuhi sampah. Korban yang tak disebutkan namanya itu segera pulang dalam kondisi syok dan, menurut warga, masih menangis saat tiba di rumah.

“Pengunjung yang belanja sayuran sampai nangis setelah tikus masuk ke baju bagian bawahnya,” kata Imas, pedagang sayuran yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Pasar Parakanmuncang selama ini memang dikenal warga sebagai pasar rakyat yang belum tertata dengan baik. Kondisi sanitasi yang buruk, saluran air yang tersumbat, serta minimnya pengelolaan sampah membuat pasar ini menjadi habitat tikus dan serangga. Situasi tersebut diperparah saat musim hujan, di mana gang-gang pasar kerap tergenang air dan kotor.

Insiden ini pun sampai ke telinga para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sumedang. Ketua DPRD Sidiq Jafar menyampaikan keprihatinannya dan meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata.

“Kondisi Pasar Parakanmuncang memang sudah tidak layak. Kejadian ini menunjukkan pentingnya segera dilakukan pembenahan. Kami mendorong agar revitalisasi pasar menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujar Sidiq dalam konferensi pers usai menerima laporan warga, Senin sore.

Menurutnya, pasar sebagai fasilitas publik seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, bukan malah menimbulkan trauma.

“Pasar itu tempat orang mencari nafkah dan kebutuhan hidup. Kalau sampai ada pengunjung yang trauma, itu alarm serius bagi pemerintah,” katanya.

Ketua Fraksi Golkar, Asep Kurnia, yang turut hadir dalam kesempatan itu, menyatakan hal serupa. Ia menekankan pentingnya langkah konkret, bukan sekadar wacana.

“Kami akan kawal agar ada tindakan konkret, bukan hanya sekadar rencana tapi harus segera direalisasikan,” kata Asep.

Masyarakat dan para pedagang berharap peristiwa ini membuka mata semua pihak tentang pentingnya perbaikan infrastruktur dan pengelolaan pasar rakyat.

“Pasar itu jantung ekonomi rakyat, bukan tempat yang bikin trauma,” kata Darto, tokoh masyarakat Desa Sindapakuon.**

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button