DaerahEkonomiPemerintahan

Kolaborasi Hebat, Petani dan Pemerintah Sumedang Bersatu di Operasi Pasar

FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintahan Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan gencar melakukan Operasi Pasar disejumlah wilayah, untuk menekan sejumlah bahan pokok penting yang sedang melambung tinggi. Kamis 12 Oktober 2023.

Dalam Operasi Pasar Murah Ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumedang mengandeng Kelompok Tani Seperti Kelompok Tani Mukti asal Dusun Cikaramas Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan.

Menurut Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang Iwan Gustiawan mengatakan bahwa, pihaknya, pelaksanaan operask pasar murah ini adalah hari ketiga dalam upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Sumedang,

“Dimana kami terus berupaya untuk mengendalikan harga-harga bahan pokok yang penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Iwan menuturkan bahwa, setelah kegiatan di Kecamatan Sumedang Utara pada hari sebelumnya dan di Kecamatan Pamulihan dan Tanjungsari, langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga-harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Pengelolaan DBHCHT untuk Penguatan Petani Tembakau di Kabupaten Sumedang

“Semoga langkah-langkah ini dapat memulihkan daya beli masyarakat dan menjadikan harga-harga lebih stabil di pasaran,” tandasnya.

Menurut ia, Pemerintah daerah berencana melaksanakan lebih banyak operasi pasar atau gerakan pangan murah, dengan rencana pelaksanaan sampai bulan November dan Desember. Hal ini dilakukan untuk mengatasi inflasi di daerah ini.

“Alhamdulillah, melalui operasi pasar, harga-harga di pasar sudah mengalami penurunan. Sebagai contoh, harga beras kita jual dengan harga turun dengan harga Rp 13.500 dari harga Rp 14.000, lebih,” urainya.

Iwan Gustiawan berharap, semoga setelah mencapai stabilitas, operasi pasar ini bisa dihentikan, sambil terus menjaga harga-harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pengelolaan DBHCHT untuk Penguatan Petani Tembakau di Kabupaten Sumedang

“Operasi pasar ini mencakup berbagai kebutuhan penting seperti beras, minyak, terigu, sayuran, daging ayam, gula putih, garam, dan termasuk telur ayam. Pemerintah berkomitmen agar harga-harga tetap stabil agar masyarakat tidak kesulitan membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Selain langkah-langkah ia menghimbau masyarakat Sumedang juga diajak untuk berpikir lebih kreatif dalam menghadapi inflasi daerah ini.

Selain beras, ada upaya untuk memperkenalkan bahan pangan alternatif seperti ubi jalar atau umbi-umbian sebagai pilihan bahan pokok yang lebih terjangkau.

“Semua ini adalah bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempromosikan pola makan seimbang dan aman untuk masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pengelolaan DBHCHT untuk Penguatan Petani Tembakau di Kabupaten Sumedang

Semoga dengan kerja sama semua pihak, harga-harga tetap terjaga dan masyarakat Sumedang dapat merasakan manfaatnya dalam waktu yang dekat.

Sementara itu menurut Ketua Kelompon Tani Mukti H.Aseng menyampaikan, demi menekan sejumlah harga bahan pokok penting dimasyarakat pihaknya bersedia bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumedang.

“Kebakaran Operasi Pasar sudah sejak dulu kita lakukan bersama Dinas, jika harga bahan pokok melambung,” ujarnya.

Lebih lanjut H.Aseng menegaskan bahwa kita melakukan Operasi Pasar murah tidak dirugikan, karena kita langsung menjualnya dari hasil tani sendiri, dan wajar saja jika membantu langsung kepada Masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintah.***

Enceng Syarif Hidayat

Enceng Syarif Hidayat adalah seorang jurnalis yang aktif liputan di Sumedang, Jawa Barat. Enceng mengawali karirnya di dunia jurnalistik dimedia lokal online Sumedang. Liputan utamanya di wilayah Barat Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button