Wabup Sumedang Ajak Siswa Jadi Generasi Tangguh di Era Digital

FAJARNUSANTARA.COM- Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengajak para pelajar untuk menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan zama digital. Hal itu disampaikan Fajar saat menyampaikan pesan moral dan motivasi dalam kunjungan kerjanya ke SMP Negeri 5 Sumedang, Jumat, 11 April 2025.
“Alhamdulillah hari ini kami meninjau langsung ruang kelas dan berinteraksi dengan para siswa. Saya sangat mengapresiasi konsep ‘Kampus Merah Putih’ yang diusung sekolah ini. Ini luar biasa dan membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar,” kata Fajar.
Dalam kunjungan yang turut didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Eka Ganjar dan Kabid Sarana dan Prasarana Indra Wahyudinata itu, Fajar menekankan pentingnya penguatan karakter siswa di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Mereka ini generasi Alfa yang hidup di tengah-tengah era digitalisasi. Perlu bimbingan kuat untuk membentuk karakter, meningkatkan softskill, terutama penguasaan bahasa, serta menjauhi pergaulan negatif dan narkoba,” ujar Fajar. “Kita ingin mereka tumbuh dengan mental yang kuat, sehat, dan berprestasi.”
Fajar menegaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi seperti itu akan dilakukan secara rutin untuk menjamin pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Sumedang. Ia menyebut, sedikitnya akan dilakukan satu kali dalam sebulan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Eka Ganjar menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti hasil monitoring di lapangan. Ia menyoroti pentingnya penyediaan sarana prasarana yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Kunjungan ini sangat penting untuk memotret langsung kondisi pendidikan di lapangan. Kami tadi juga sudah melaporkan beberapa kebutuhan mendesak di SMPN 5. Insyaallah akan segera ditindaklanjuti,” ucap Eka.
Kepala SMPN 5 Sumedang, Enung Titin Agustikawati, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pemerintah Daerah. Ia menyebut konsep “5 AKUR” (Aktif, Kreatif, Unggul, Religius) dan “Kampus Merah Putih” sebagai identitas kuat sekolah dalam membentuk karakter siswa.
“Saat ini kami memiliki 32 Rombel (rombongan belajar), namun animo masyarakat terus meningkat. Kami berharap ada tambahan ruang kelas karena secara lahan sudah siap, tinggal pembangunan atap dan dinding. Semoga dengan kunjungan ini, harapan tersebut bisa segera terealisasi,” ujar Enung.**







