Ekonomi

Ternyata Ini Yang Membuat Harga Cabai Naik

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG –¬† Harga cabai yang melonjak tinggi beberapa terakhir ini, ternyata tidak berdampak manis bagi para petani, karena ternyata, banyak hasil tanam cabai yang gagal panen.

Berdasarkan hasil pantauan awak media, yang terjun kelokasi, ternyata banyak tanam cabai yang busuk dan kecil  terserang hama.

Sementara, menurut ketua kelompok Tani Muti, Dusun Cikaramas, Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, H. Aseng mengatakan, dampak kenaikan harga cabai dipengaruhi beberapa faktor, yakni adanya perubahan cuaca yang cepat atau pancaroba membuat petani sulit mengendalikan hasil panen.

“Selain itu, daya beli pasar semakin meningkat dari berbagai sektor terutama dari para pelaku usaha restoran dan penjual lesehan, dan hasil panen berkurang jadi tidak seimbang,” kata H. Aseng.

H. Aseng menuturkan, bukan hanya harga cabai saja yang naik, jenis sayuran yang lainya juga meningkat, seperti tomat, kol.

“Kenaikan harga sayuran, tidak serta merta para petani merasakannya, karena hanya bagi pemodal yang besar saja bisa menikmatinya, namun bagi petani yang kecil sulit untuk menikmatinya apalagi jika gagal panen,” tambahnya.

H. Aseng berharap, Pemerintah dapat membantu permodalan bagi para petani kecil, apalagi dua tahun saat Pandemi Covid 19 para petani banyak mengeluh karena tidak adanya modal.

“Jadi saya berharap kedepannya Pemerintah bisa membantu dibidang permodalan. Walupun harga cabai rawit mencapai 74 ribu dan cabai merah 60 ribu, itu semua harga dari petani, kami tidak bisa merasakannya karena petani yang dibawah naungan kami hampir semuanya gagal panen,” tandasnya. (ESH).

Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button